Yonif 121/MK Kodam I/BB Laksanakan Binter Pada Masyarakat Pedalaman

| Minggu, 26 Agustus 2018 | 22.58 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
foto: apakabar/Ist
Mediaapakabar.com-Satgas Yonif 121/MK dari Kodam I/Bukit Barisan melakukan interaksi dan Pembinaan Teritorial (Binter) terhadap masyarakat Indonesia di sepanjang garis batas negara. 

Selaian tugas dan tanggung jawab sehari-hari sebagai Pasukan Pengaman Perbatasan Negara antara Indonesia dan Papua Nugini di Provinsi Papua wilayah paling timur Indonesia, 

Binter secara sederhana diartikan sebagai pembinaan terhadap sumber daya nasional yang berada dalam batas wilayah geografis tertentu untuk mendukung kepentingan nasional termasuk di dalamnya kepentingan pertahanan. 

Binter sebenarnya sudah merupakan kegiatan sehari-hari dalam pelaksanaan tugas prajurit TNI AD, seperti tugas pengamanan batas negara yang dilaksanakan satuan TNI AD bukan sekedar hanya menjaga batas negara namun dapat membangun kemanunggalan TNI - Rakyat.  

Salah satu bentuk Binter Satgas Yonif 121/MK yaitu dengan mendatangi langsung seorang warga yang sakit pada Sabtu (25/08/2018) di Kampung Wembi Distrik Mannem Keerom Papua.  

Warga tersebut merupakan seorang Ondoafi (Kepala Adat) di Kampung Wembi bernama Beni Mikawa (60). Beni Mikawa kesehariannya di Rumah Adat. Beliau sudah tidak memiliki istri.  

Sementara semua anaknya sudah menikah dan hidup dengan keluarga pasangan masing-masing. Bukannya anak Beni tidak meminta Beni untuk tinggal bersama mereka namun Beni memilih tinggal sendiri di Rumah Adat dan tidak mau merepotkan anaknya.    

Mendengar kabar Beni sakit Komandan Pos (Danpos) Wembi Lettu J. Nainggolan beserta beberapa anggotanya membesuk untuk memastikan Beni memang sakit. 

Melihat keadaan Beni yang sedag terbaring lemas di teras Rumah Adat dekat perapian yang dibuatnya, Danpos Wembi yang juga merupakan Komandan Peleton Kesehatan (Dantonkes) Satgas yonif 121/MK langsung memeriksa keadaan Beni.   

Beni memang sakit, suhu badannya panas dan lemas, tensi (tekanan darah) rendah dan denyut nadinya terlalu lemah. Setelah melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap Beni Danpos Wembi yang dibantu oleh anggotanya memberikan suntikan dan obat dan beberapa vitamin agar kondisi Beni berangsur membaik. 

Selesai melakukan pengobatan terhadap Beni Danpos Wembi memeberikan sedikit nasehat agar Beni lebih menjaga kesehatan mengingat umur Beni sudah 60 tahun dan bukan termasuk muda lagi. 

Danpos Wembi juga menyarankan Beni tidak tidur di teras rumah lagi dengan keadaan teras yang terbuka agar tidak muda masuk angin. (***)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI