Nyaru Jadi Pembeli Motor, Warga Aceh Bawa Kabur Sepeda Motor Korban

| Minggu, 20 Mei 2018 | 14.49 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Abdul Wahab (46) warga Rengas Pulau Marelan ditangkap petugas Polsek Sunggal. Foto: Tribun Medan
Mediaapakabar.com - Abdul Wahab (46) warga Rengas Pulau Marelan ditangkap petugas Polsek Sunggal.

Petugas keamanan ini ditangkap pada Sabtu (19/5/2018). Sebelum diamankan, warga asli Aceh ini bersama kawannya yang diketahui inisial Bang menggelapkan sepeda motor Honda Beat BK 5124 AWAL milik Sukardi (42) warga Jalan Bintang Terang Dusun XII Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang pada Jumat (18/5/2018).
Kapolsek Sunggal Kompol Wira Parayatna menceritakan kejadiannya berawal ketika kedua pelaku Wahab dan Bang datang ke rumah korban untuk membeli sepeda motor milik korban.
Sesampainya di rumah korban, Bang langsung mencoba sepeda motor yang hendak mereka beli. "Saat itu, Wahab langsung bilang ke korban, jangan takut karena Bang merupakan adik kandungnya,"kata pria dengan melati satu di pundaknya ini, Minggu (20/5/2018).
Sperti yang dilansir Tribun Medan, dikatakan Wira, karena omongan Wahab, korban pun tidak ada rasa curiga sedikit pun. "Korban pun memberikan sepeda motor nya untuk dicoba sama si Bang,"ujarnya.
Namun sangat disayangkan, setelah korban menunggu beberapa lama, Bang yang merupakan pelaku meninggalkan korban dan Wahab.
"Sempat terjadi keributan antara korban dan Wahab. Di saat itu juga petugas kita yang melakukan patroli datang,"kata Wira.
Pada saat itu, kata Wira, tim opsnal Reskrim sedang patroli yang melihat keramaian langsung mendatangi dan bertanya kepada korban.
Setelah mendengarkan cerita korban, petugas langsung membawa pelaku dan barang bukti berupa Honda Supra pelat BK 6799 HS dan BPKB Honda Beat milik korban ke Polsek Sunggal.
Akibat perbuatannya, kata Wira, tersangka langsung dibawa ke Polsek Sunggal karena melanggar Pasal 378 Subs 372 KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.
“Sedangkan terhadap rekan pelaku yang melarikan sepeda motor korban saat ini sedang kita buru,”ujarnya. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI