Minta Keadilan, Keluarga Korban Pembunuhan Datangi Polsek Patumbak

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca

Mediaapakabar.com
- Puluhan keluarga almarhum Poltak Sinambela korban kasus pembunuhan menggelar aksi unjuk rasa dengan membawa spanduk dan poster di Polsek Patumbak, Senin, 29 November 2021.

Kedatang mereka dengan membawa spanduk dan poster yang bertuliskan tuntutan agar keadilan terhadap korban Poltak Sinambela ditegakkan dan secepatnya mengungkap kasus pembunuhan tersebut.

Dalam orasinya tersebut, Anto selaku anak kandung korban mengaku kecewa atas kinerja Polsek Patumbak, sebab kematian ayahnya belum juga terungkap.

"Pak Polisi, tolong diungkap siapa pembunuh orang tua saya. Sudah berjalan satu bulan, tapi pelakunya belum juga ditangkap. Kami sudah memberitahu identitas pelaku tapi Polsek Patumbak belum juga mampu mengungkapnya," kata Anto.

Dikatakan Anto, sampai saat ini pelaku belum juga berhasil diamankan oleh pihak Polsek Patumbak Polrestabes Medan. 

"Adapun kedatangan kami Mapolsek Patumbak untuk mempertanyakan perkembangan kasus pembunuhan ayah saya yang belum ada titik terangnya," ungkapnya.

Setelah melakukan orasi atau unjuk rasa, keluarga korban pembunuhan diterima oleh Kanit Reskrim Polsek Patumbak, Iptu Ridwan, mereka diajak berkomunikasi dengan penyidik.

"Jika ada keluarga korban yang mengetahui keberadaan terlapor, segera beritahukan kepada kami. Terlapor akan kami tangkap," ungkap Ridwan.

Setelah itu, keluarga korban diajak masuk keruangan penyidik untuk diambil keterangannya atau informasi tambahan.

Sementara itu, Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chaniago membenarkan adanya insiden pembunuhan terhadap Poltak Sinambela.

"Kasus ini sudah kami tindaklanjuti, pelakunya sedang diburu. Kami berjanji akan mengungkap kasus ini," kata Faidir.

Selain itu, Faidir menambahkan bahwa pihak Polsek Patumbak sudah menerbitkan daftar pencarian orang (DPO). Bahkan kasus juga sudah menjadi atensi.

"Saya sudah berkomitmen untuk mengungkap kasus ini, saya minta Kanit Reskrim bersama Kanit Intelkam bekerja sama, kejar pelaku di manapun dia berada," pungkasnya.

Diketahui, Poltak menjadi korban dugaan pembunuhan di bawah Fly Over terminal amplas, pada Jumat 5 November 2021 lalu. (ET)
Share:
Komentar

Berita Terkini