Wali Kota Medan Dukung Pembangunan Jalur Layang Kereta Api Lintas Medan-Binjai

Media Apa Kabar
Kali Dibaca
Ket Foto: Bobby Nasution saat menggelar rapat bersama Dirjen Perkeretaapian terkait dengan penertiban lahan untuk pembangunan jalur layang Keretaapi lintas Medan-Binjai, di Kantor Wali Kota Medan, Rabu (1/9).

Mediaapakabar.com
- Wali Kota Medan, Bobby Nasution mendukung pembangunan jalur layang kereta api yang menghubungkan antara Kota Medan dengan Kota Binjai. Sebab pembangunan jalur layang ini akan berdampak terhadap perkembangan transportasi massal di kota Medan.

Dukungan ini disampaikan Bobby Nasution saat menggelar rapat bersama Dirjen Perkeretaapian terkait dengan penertiban lahan untuk pembangunan jalur layang Kereta api lintas Medan-Binjai, di Kantor Wali Kota Medan, Rabu (1/9).

Rapat tersebut juga dihadiri oleh Sekda Kota Medan, Wiriya Alrahman, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Wilayah Sumbagut, Dandun Prakosa beserta jajarannya, Vice President PT.KAI (Persero) Divre I SU, Daniel Johanes Hutabarat beserta jajarannya serta pimpinan OPD dan Camat terkait lainnya.

Dalam rapat tersebut dibahas mengenai rencana pembangunan dan mekanisme penertiban lahan milik PT. KAI yang saat ini dicari oleh sejumlah masyarakat. Masyarakat yang saat ini tinggal di lahan milik PT.KAI tersebut nantinya juga akan menerima tali asih sebagai bentuk kepedulian Pemerintah.

Oleh karena itulah Bobby Nasution menambahkan dukungannya terhadap pembangunan jalur layang Kereta Api tersebut demi kemajuan transportasi massal di kota Medan. lagi nantinya akan ada tali asih yang diberikan kepada masyarakat yang melebihi akibat pembangunan jalur layang tersebut.

"Kami mendukung agar teciptanya transportasi layang di Kota Medan."kata Bobby Nasution.

Namun Bobby Nasution berpesan kepada Balai Teknik Perkeretaapian dan PT. KAI agar terlebih dahulu mensosialisasikannya kepada masyarakat yang mengunjungi dan Pemko Medan akan turut serta mendampinginya.

"Ketika bertemu dengan masyarakat nanti pihak Kereta Api harus hadir bersama Pemko Medan untuk menyampaikan hal ini."pesan Bobby Nasution.

Sementara itu Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Wilayah Sumbagut, Dandun Prakosa menjelaskan pelaksanaan penertiban lahan untuk pembangunan jalur kereta api layang lintas Medan-Binjai berguna menunjuk pada RPJMN 2020-2024 yakni sasaran infrastruktur pembangunan untuk mendukung perkotaan (pengembangan angkutan massal di 6 kota metropolitan salah) satunya Kota Medan). Hal ini juga dilakukan berdasarkan Arah dan instruksi dari Menteri Perhubungan pada acara pengoperasian Jalur Layang Kereta Api (JLKA) Medan tahap I antara Medan – Bandar Khalipah – Kualanamu. 

Adapun lingkup penertiban lahan ini sebesar KM 1+375 sampai dengan KM 6+200 (+4,8 KM) 12 meter sisi kiri dan sisi kanan jalur kereta api. Terdiri dari 3 kecamatan dan 10 kelurahan yang ada di Kota Medan. Ada sebanyak 1.175 bidang dengan total luasan 45.616 M2,”jelasnya.(MC/Arf)





Share:
Komentar

Berita Terkini