Jubir Menteri BUMN: Kita Lagi Bencana, Ada yang Kerjanya Cuma Maki-maki

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Direktur Pemberitaan MNC Grup Arya Mahendra Sinulingga Arya Sinulingga (Grandyos Zafna/detikcom)

Mediaapakabar.com
- Juru bicara Menteri BUMN, Arya Sinulingga, mengajak semua pihak gotong royong dalam penanganan pandemi COVID-19. Arya menyinggung pihak-pihak yang 'kerjanya' hanya memaki-maki.

Pernyataan itu disampaikan Arya dalam perbincangan di akun Instagram jubir Presiden Jokowi, Fadjroel Rachman, seperti dilihat pada Jumat (23/7/2021). Arya awalnya memaparkan soal bantuan dari berbagai pihak, termasuk dari Diaspora Indonesia.


Dia kemudian bercerita pengalamannya di Ikatan Alumni ITB. Bantuan diberikan oleh Ikatan Alumni ITB kepada mereka yang terpapar Corona, dari obat-obatan hingga vitamin.



"Kemudian kita oksigen kita bantu, bahkan kami, Bang, bikin gerakan donor konvalesen untuk kawan-kawan alumni yang sudah terkena Corona itu akan kami, kami udah kerja sama dengan TNI, sehingga itu di database kan nanti kalau ada alumni yang butuh, kalau ada keluarganya yang butuh, kita langsung kirim," ujar Arya.


Koordinator Komunikasi Publik KPC-PEN itu menekankan semangat kolaborasi dibutuhkan dalam situasi sulit seperti saat ini. Dia mengajak semua pihak bersatu.


"Saya rasa ini semua adalah masyarakat bersama-sama, gotong royong. Jadi kalau kita masih maki-maki, masih ribut-ribut gitu ya masih terus ini-itu dan sebagainya, ayo bersatu kita jangan maki-maki lagi," ujar Arya.


Dia kemudian menyinggung pihak-pihak yang hanya marah-marah. Padahal, kata Arya, semua pihak sedang bekerja keras.


"Bayangkan, kita bayangkan, kita lagi mengalami bencana, ada satu orang di sana kerjanya cuma maki-maki doang, apa yang bisa.... Pasti semua juga ini apa-apaan sih. Kita lagi riweh, lagi sibuk bekerja sebagainya, masyarakat sibuk bekerja, tiba-tiba ada orang yang bekerjanya nongkrong-nongkrong, petantang-petenteng, maki-maki itu kurang ini kurang. Lama-lama rakyat marah juga sama mereka karena...," ujar Arya.


Fadjroel kemudian menimpali pernyataan Arya dengan berbicara sejumlah orang yang terkena COVID-19 dan meninggal dunia karena informasi palsu. Arya menegaskan hal itu sangat jahat.


"Ini sebenarnya jahat ya, jahat. Bayangkan mereka menginformasikan, misalnya vaksin mereka informasikan yang nggak-nggak, kasihan gitu. Akibatnya, orang lain takut vaksin kan nyawa dia kena Corona bisa mati, meninggal, Bang," ujar Arya dilansir dari detikcom, Sabtu 24 Juli 2021.


"Apa dia nggak kasihan, apa dia nggak merasa berdosa, ini kan bahaya banget. Mulailah kita punya moral, jangan menakut-nakuti rakyat, jangan membuat rakyat ketakutan," sambung Arya.


Selain itu, Arya menyinggung orang-orang yang dulunya mempersoalkan vaksin. Tetapi kini mereka telah divaksinasi.


"Yang saya sedih lagi apa coba, Bang? Banyak orang yang awal-awal vaksin mulai kita pesan dan sebagainya, itu maki-maki vaksin eh coba tanya sekarang. Mereka udah divaksin belum, udah divaksin," ujar Arya. (DTC/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini