Di Tempat Vaksinasi Covid, China Temukan Jejak Virus Corona

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca

Ket Foto : Lokasi tes Covid-19 massal di China. (REUTERS/THOMAS PETER)


Mediaapakabar.com
China menemukan jejak virus corona di beberapa tempat vaksinasi Covid-19. Kemungkinan temuan virus itu terkait dengan cairan vaksin dan tidak berbahaya.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China mengatakan sampel itu diambil dari meja, dinding, gagang pintu, dan lorong lokasi vaksinasi.


Sampel itu dinyatakan positif virus corona tetapi tidak menular, kata CDC China dalam sebuah pernyataan pada Minggu (24/1/2021) malam seperti dikutip dari Reuters.


Menurut CDC China, jejak tersebut memiliki urutan genom yang identik dengan strain yang ditemukan dalam botol vaksin bekas tetapi berbeda dari strain yang saat ini menyebar.


"Vaksin yang tidak aktif mengandung potongan asam nukleat yang relatif lengkap dari virus dan tidak menular," kata CDC China.


Dilansir dari CNNIndonesia.com, Selasa (26/01/2021). Vaksin dari virus corona yang dilemahkan buatan Sinopharm dan Sinovac Biotech memang digunakan dalam skema vaksinasi di China.


Seorang ahli penyakit menular dari Universitas Hong Kong Benjamin Cowling mengkonfirmasi kemungkinan kontaminasi dari cairan vaksin. Namun dia mengatakan jejak virus semacam itu tidak perlu dikhawatirkan.


"Staf di tempat vaksinasi yang terkontaminasi telah dites negatif virus corona, kata CDC China. (CNNI/MC)


Share:
Komentar

Berita Terkini