|
Follow Us :

Buat Langkah Pencegahan, Kremlin Jalankan Misi Khusus Lindungi Putin dari Virus Corona

Kali Dibaca



Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto/Sputnik/Mikhail Klimentyev/Kremlin via REUTERS
Mediaapakabar.com-Pihak Kremlin menyatakan telah menjalankan misi khusus, yakni melindungi Presiden Rusia Vladimir Putin dari virus Corona baru, Covid-19. Orang nomor satu Kremlin tersebut selama ini mencitrakan diri sebagai sosok pria tangguh.

”Segala sesuatu yang diperlukan untuk mencegah virus Corona mendekati presiden sedang dilakukan,” kata juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov.

“Sebenarnya, (langkah-langkah yang kami ambil) adalah tindakan kebersihan preventif biasa yang dapat dilakukan oleh semua warga Rusia,” lanjut Peskov, seperti dikutip Russia Today, Rabu (4/3/2020).

Rusia sejauh ini menghindari epidemi nasional, dan langkah-langkah ketat telah dilakukan untuk mengendalikan kemungkinan penyebaran virus. Negara tersebut saat ini hanya memiliki satu kasus positif Covid-19.

Namun, beberapa warga Rusia di seluruh dunia telah dikonfirmasi terinfeksi Covid-19. Kemarin, Kementerian Kesehatan Uni Emirat Arab (UAE) mengumumkan bahwa dua orang Rusia di sana terinfeksi virus dan, pada 28 Februari, seorang pria Rusia dinyatakan positif Covid-19 di Azerbaijan setelah mengunjungi Iran.

Langkah-langkah terbaru untuk mencegah krisis virus Corona di Rusia termasuk melarang ekspor masker medis, pemeriksaan acak di Metro Moskow, dan pembatalan acara berskala besar oleh sekolah. Pemerintah juga telah mengambil langkah-langkah untuk mencegah warga asing dari beberapa negara terdampak Covid-19 mengunjungi Rusia.

Saat ini tidak ada presiden yang diketahui terinfeksi Covid-19. Namun, di Iran ada 23 anggota parlemen telah dikonfirmasi terinfeksi virus tersebut, dan seorang penasihat khusus Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei meninggal karena penyakit tersebut.

Virus itu pertama kali muncul di Wuhan, China, pada Desember 2019 dan kini telah menyebar ke 82 negara. Hingga malam ini ada 94.362 kasus Covid-19 secara global, sebanyak 3.221 orang meninggal dan 51.317 .058 orang telah disembuhkan.



Sumber : Sindonews.com
Komentar

Berita Terkini