|

Kembangkan Penangkapan Tiga Terduga Teroris, Densus 88 Geledah Rumah di Kompleks Saturnus Regency

Kali Dibaca
ilustrasi

Mediaapakabar.com-Menyusul penangkapan tiga orang terduga teroris berinisial N, JJ dan AAS yang dilakukan pada siang hari, malamnya, Densus 88 melakukan penggeledahan terhadap sebuah rumah di kompleks Saturnus Regency, Jalan Manjahlega, Kota Bandung, Jabar, Senin(14/10) malam.

Ketua RT 1 Jalan Manjahlega, Aam Rohiman (45) mengaku tidak mengetahui secara spesifik identitas terduga teroris yang berada di lingkungannya tersebut. Namun yang ia ketahui, terduga teroris yang ditangkap tersebut merupakan anak buah AAS.

"Penggeledahan mulai sekitar pukul 21.30 WIB, kata polisi ini pengembangan penyelidikan yang dari Antapani dan di Komplek Grand Sharon, saya tidak tau siapa identitas yang di sini, yang jelas katanya dia itu anak buahnya AAS yang tinggal di Grand Sharon," kata Aam di lokasi penggeledahan dilansir Antara news.com.

Dia menyebut terduga teroris yang berada di lingkungannya tersebut baru empat hari tinggal di sana dan membantu berjualan ayam geprek. Sedangkan menurutnya pemilik usaha tersebut tidak mengetahui bahwa terduga teroris itu telah diincar oleh Densus 88.

"Jadi si pemilik usaha ngontrak rumah disitu lalu berjualan ayam geprek dan pisang nugget, teroris itu baru empat hari kerja, katanya pemilik usaha itu masih satu keluarga dengan AAS," kata dia.

"Tapi pemilik usaha itu tidak tahu bahwa seorang yang bekerja disitu serta AAS merupakan terduga teroris," tambahnya.

Berdasarkan kesaksian Aam, dari penggeledahan itu, Densus 88 menyita tiga buah senapan laras panjang, dua pistol jenis FN beserta peredamnya, peluru sekitar tiga setengah dus dan sejumlah pisau.

"Jadi katanya rumah itu jadi tempat penyimpanan barang-barang milik AAS, pemilik rumah tersebut yang masih satu keluarga juga tidak tahu ada senjata-senjata itu," ujar Aam.

Beragam senjata tersebut, kata dia, dibawa menggunakan tiga kantung plastik besar oleh sekitar 20 aparat Densus 88 yang melakukan penggeledahan. Selain itu, ada juga dokumen-dokumen yang turut dibawa oleh penggeledah tersebut.

"Tidak ada gerak-gerik mencurigakan, baru empat hari, tadi siang dia (terduga teroris anak buah AAS) disergap saat lagi duduk di teras tempat berjualan," ungkapnya.

Sementara itu, kediaman AAS yang berlokasi di Komplek Grand Sharon, Kecamatan Rancasari,Kota Bandung pun turut digeledah.

Berdasarkan informasi, selain dua lokasi tersebut Densus 88 juga turut menggeledah kediaman teroris yang berada di Antapani. Namun, yang baru diketahui identitas serta lokasi kediamannya hanya AAS, sedangkan dua lainnya yakni N dan JJ masih belum jelas kediamannya di antara Manjahlega atau Antapani.

(ar)
Komentar

Berita Terkini