|

Festival Tahunan SRF Ke 6 Digelar

Kali Dibaca
Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Al Rahman saat jamuan makan Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Kedokteran USU sekaligus membuka kegiatan Secripta Research Festival 2019 di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan pada Kamis (31/1/2019) malam.Doc:apakabar/rel
Mediaapakabar.com-Ajang karya ilmiah tahunan Fakultas Kedokteran USU yaitu Scripta Research Festival (SRF) kembali digelar untuk ke 6 (enam) kalinya. Sebagaimana tahun sebelumnya, ajang SRF tahun ini juga mendatangkan peserta dari seluruh Fakultas Kedokteran se-Indonesia.

Berbagai temuan dan inovasi terbaru dalam bidang kesehatan dipaparkan dalam event SRF 2019 ini.

Demikian  Wali Kota Medan melalui Sekretaris Daerah Kota Medan Wiriya Al Rahman saat jamuan makan Pemerintahan Mahasiswa Fakultas Kedokteran USU sekaligus membuka kegiatan Secripta Research Festival 2019 di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan pada Kamis (31/1/2019) malam.

Dalam sambutannya Wiriya menyampaikan SRF ini diharapkan mampu memberi ilmu pengetahuan dan bisa membuka wawasan keilmuan dalam bidang kesehatan.

“Saya ingin, suatu saat nanti bangsa Indonesia juga bisa makin maju dunia kedokterannya, sehingga kita tidak perlu lagi berobat ke luar negeri, bahkan kalau perlu, merekalah yang nantinya akan berobat ke Indonesia,” ucap Wiriya.

Wiriya berharap dengan pelaksanaan SRF 2019 ini akan mampu menambah gairah penelitian di kalangan mahasiswa Fakultas Kedokteran di tanah air. Berbagai kegiatan simposium dan perlombaan dalam SRF ini diyakini menjadi pelecut semangat meneliti dalam berbagai fenomena di bidang kesehatan.

Dalam kesempatan ini, Dekan fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara Aldy Syafruddin Rambe, bahwa tahun ini merupakan ke 6 kalinya festival Ilmiah dilaksanakan dan dihadiri 13 Fakultas Kedokteran dari seluruh Indonesia.

Kompetisi ilmiah dimulai pada Jumat (1/2) kemudian Sabtu (2/2) peserta akan mengikuti Simposium disampaikan beberapa pembicaran staf dari Fakultas Kedokteran USU.

Festival ini adalah suatu kegiatan Pemerintahan Mahasiswa (PEMA) dengan tujuan berlatih berorganisasi melakukan kegiatan ilmiah serta dapat melakukan kompetisi dengan baik dan elegan.

Dekan Fakultas Kedokteran USU juga berharap semua mahasiswa yang mengikuti lomba menjadi dokter tangguh, kompeten dan profesional dikemudian hari dan siap ditempatkan di seluruh Indonesia.

“Saya berharap kepada semua peserta yang mengikuti kompetisi ilmiah ini nantinya dapat menjadi dokter yang tangguh, kompeten dan profesional ke depannya serta mampu ditempatkan dimana saja di seluruh Indonesia,” harapnya.

Turut dihadiri perwakilan juri kompetisi SRF Fakultas Kedokteran USU 2019, Imelda Rey, Tri Widyawati, serta delegasi dari perwakilan Fakultas Kedokteran seluruh Indonesia. (*/dani)
Komentar

Berita Terkini