Penuturan Korban yang Tangannya Dengan Sadis Dipotong Begal Saat Pulang dari Kampus

| Kamis, 29 November 2018 | 09.15 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
 Imran korban begal Foto: Detikcom
Mediaapakabar.com - Imran (19) menjadi korban sadis begal di Makassar, Sulsel yang menyebabkan tangannya terpotong disabet benda tajam. Para pelaku telah ditangkap oleh polisi.

"Sudah tertangkap semua pelakunya," kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Wirdhanto Hadicaksono, Kamis (29/11/2018).

Rencananya, para pelaku akan ditunjukkan ke media pada pukul 10.00 WITA nanti. Wirdhanto tidak merinci jumlah pelaku begal yang telah ditangkap oleh pihaknya.

Melansir Detikcom, korban Imran adalah pria asal Kabupaten Enrekang, Sulsel dan berkuliah di Poltek ATI Makassar. Kejadian naas saat begal menyerang dirinya terjadi sekitar pulul 23.00 WITA, Minggu (25/11) malam.

"Saya baru saja pulang dari kampus menuju kontrakan saya di Jalan Datuk Ribdandang II Makassar. Saya saat itu baru saja memarkirkan motor saya," kata Imran.

Imran menggambarkan suasana di jalan depan rumahnya itu sedang sepi dan jarang orang yang melintas sebelum begal mendatanginya.

Saat itu, dia melihat sebuah sepeda motor matic yang ditumpangi oleh dua orang bertubuh kurus dan setinggi dirinya. Semakin dekat, motor roda dua itu semakin pelan saat mendekati dirinya.

"Langsung dia parangi belakangku tapi tidak kena karena saya langsung lari," ucapnya.

Tidak puas dengan sekali ayunan, pelaku tetap mengejar Imran yang saat itu sedang memegang handphone miliknya. Kali ini, ayunannya diarahkan ke kepala Imran.

"Lalu orangnya mau parangi kepalaku tapi saya tangkis pakai tangan kiriku dan terpotong," terangnya.

Meski telah memotong tangan Imran, kedua pelaku tidak lantas pergi. Mereka tetap di sana dan meminta telepon genggam miliknya. Imran akhirnya memberikan telepon selulernya kepada pelaku.

"Sambil terpotong tanganku dia minta HP-ku. HP saya lempar di jalan lalu diambil sama mereka dan pergi," kenang Imran soal kejadian malam itu. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI