Terungkap di Persidangan, Steffy Batal Nikah dengan Irwandi Tapi Perlakuan Sudah Seperti Istri

| Selasa, 23 Oktober 2018 | 09.42 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Irwandi Yusuf dan Steffy Burase. Foto: Istimewa
Mediaapakabar.com - Fenny Steffy Burase dicecar jaksa KPK soal pernikahannya dengan Gubernur Aceh nonaktif Irwandi Yusuf. Apa tujuan jaksa mengungkap perihal itu?

"Nikah untuk membuktikan bahwa ada kedekatan Irwandi Yusuf dengan Steffy yang dengan demikian penggunaan uang dari proyek-proyek tersebut adalah secara tidak langsung untuk 'kepentingan' Irwandi Yusuf," ujar jaksa KPK Ali Fikri saat dimintai konfirmasi, Senin (22/10/2018).

Steffy sebelumnya bersaksi untuk terdakwa Bupati Bener Meriah nonaktif Ahmadi yang didakwa menyuap Irwandi.

Dalam surat dakwaan Ahmadi, ada nama orang kepercayaan Irwandi yaitu Teuku Saiful Bahri yang disebut berperan mengumpulan uang dari rekanan proyek.

Uang itu kemudian disebut jaksa ditransfer ke Steffy.

"Apa kepentingan Saiful memberikan sejumlah uang kepada Steffy? Yang berkepentingan tentu Irwandi Yusuf kan?" sebut jaksa seperti yang dilansir Detikcom.

Dalam persidangan Ahmadi itu, Steffy mengaku pernah berencana menikah dengan Irwandi tetapi batal lantaran tidak ada izin dari istri pertama Irwandi, Darwati A Gani.

Namun menurut Steffy, Irwandi memperlakukannya seperti istri sehingga diketahui orang-orang sekitarnya.

Urusan dugaan pernikahan itu sebelumnya dibongkar KPK dalam praperadilan yang diajukan Irwandi di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan.

Hal itu terungkap dalam jawaban KPK atas gugatan praperadilan Irwandi yang menyebutkan Irwandi dan Steffy telah menikah siri pada 8 Desember 2017 di sebuah apartemen di Kebon Kacang, Jakarta Pusat.

Kabiro Humas KPK Febri Diansyah mengatakan urusan dugaan pernikahan siri itu diungkap untuk menunjukkan hubungan Irwandi dengan Steffy terhadap pengaruhnya di lingkungan Pemprov Aceh.

"Pengaruh Steffy juga menjadi poin perhatian kami karena ada kedekatan, kemudian kami akan melihat sejauh mana pejabat di Aceh terpengaruh, kemudian terkait dengan pemutusan proyek di sana," ucap Febri, Rabu (17/10). (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI