Lahan Direplanting, Petani Sawit Tanam Ubi Kayu

| Selasa, 09 Oktober 2018 | 14.15 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:

Mediaapakabar.com-Sejumlah petani kelapa sawit yang lahannya sudah direplanting, beralih ke tanaman ubi kayu. Hal itu dilakukan karena himpitan ekonomi yang kian mendesak. 

Demikian Wabup Sergai, H Darma Wijaya saaat menerima Tim Palm Oil Agribusiness Strategic Policy Institute (PASPI) di Aula Sultan Serdang Komplek Kantor Bupati. pada Senin, (08/10/2018).
“ Mengapa masyarakat mengalih fungsihkan lahannya dari kelapa sawit menjadi ubi kayu,  sebab banyaknya pabrik pengolahan ubi kayu menjadi tapioka di Sergai.  Semua pabrik tersebut mudah untuk mengaksesnya sehingga tidak perlu  membutuhkan biaya dalam pengangkutan,” ujar Wabup.
Menurut Wabup, selain dekat dalam penjualannya, ubi kayu juga mudah dalam proses pembudidayaan. Dengan menggunakan traktor masyarakat bisa menanam ubi kayu,  serta dalam proses perawatannya juga sangat mudah hanya dengan memupuk dan membersihkan rumput. " Dalam kurun waktu 8-11 bulan ubi sudah bisa di panen," tandasnya.
Sementara, Kadis Pertanian Radianto Panjis dalam laporannya menyampaikan, perkebunan rakyat sebenarnya melebihi data statistik yang ada seluas 12.776 Ha,  karena sebahagian tanaman kelapa sawit di tanam di wilayah kawasan hutan seperti di Kecamatan Sipispis,  Kotarih,  Silinda,  Bintang Bayu,  Serbajadi (Pegunungan)  serta Kecamatan Tanjung Beringin, Teluk Mengkudu dan Bandar Khalifah (Pantai).
“ Kondisi tanaman kelapa sawit rakyat saat ini bervariasi mulai dari tanaman belum menghasilkan kurang lebih 10%, tanaman menghasilkan kurang lebih 85%, serta tanaman tua rusak dan tidak menghasilkan kurang lebih 5%, produktivitas rata-rata untuk seluruh umur tanaman sekitar 14 ton TBS/Ha/Tahun,” tandas Radianto.
Turut hadir Kepala PASPI Prof Bungaran Saragih,  Kepala Balai Pembenihan dan Proteksi Perkebunan,  Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sumut, Kepala Apkasindo Provinsi Sumut,  Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan dan puluhan pengusaha dan petani sawit asal Sergai. (Willy)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI