Berprestasi Di NPC, Gubsu Beri Bonus

| Jumat, 19 Oktober 2018 | 20.13 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
foto: apakabar/Ist
Mediaapakabar.com-Senilai Rp 2,5 miliar diberikan Gubsu kepada 10 atlet National Paralympic Committee (NPC) Sumut berprestasi di Asian Para Games 2018 Jakarta. 

Pemberian bonus itu berlangsung di Rumah Dinas Gubernur Jalan Sudirman Nomor 41 Medan pada Jumat (19/10/2018).  

Para atlet itu antara lain, Nasip Farta Simanja peraih 2 emas dan 1 perunggu, Wilma Sinaga peraih dua emas, Putri Aulia peraih 1 emas dan 1 perunggu, Roslinda Manurung peraih 1 emas dan 2 perunggu.  

Eko Saputra peraih 1 perak dan 1 perunggu, Herman Halawa 2 perunggu, Nurtani Purba 1 perak, Alan Sastra Ginting, Endang Sitorus dan Aisyah Wijayanti Putri, masing-masing 1 perunggu.

“Saya pribadi dan Pemerintah Provinsi Sumut mengucapkan terima kasih untuk semua atlet Sumut yang telah berjuang di Asian Para Games 2018," ucap Gubsu Edy Ramayadi.

Diharapkan agar para atlet tidak berpuas diri dengan prestasi yang telah diraih. Tetapi terus berlatih dan berlatih, serta berusaha meningkatkan prestasi yang lebih baik lagi ke depan.

Pada kesempatan itu, Nasip Farta Simanja, salah satu atlet cabang catur yang mendapat bonus Rp 500 juta, mengaku sangat terharu. 

“ Saya sangat berterima kasih atas apresiasi dan penghargaan yang kami terima dari Pemprov Sumut. Saya sungguh terharu. Ini adalah salah satu bukti kepedulian pemerintah kepada kami para atlet, khusunya atlet berkebutuhan khusus seperti kami,” ujarnya. 

Kontingen PORWIL

Dalam kesempatan itu, Gubsu juga melepas para pelajar Kontingen Sumut yang akan berangkat untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Wilayah (PORWIL) I Sumatera 2018 di Provinsi Aceh. 

Edy memotivasi agar para atlet tidak hanya puas dengan turut berpartisipasi saja, tetapi juga harus punya tekad untuk menang sejak awal.

“Hasil akhir itu cerita belakangan. Bertekad saja dulu untuk menang. Saat, kalian anak-anakku bertekad untuk menang dari awal, beda itu usaha dan kerja keras yang kalian keluarkan saat latihan,” paparnya. 

Edy berharap agar generasi muda Sumut sekarang bisa mengembalikan masa-masa kejayaan Sumut dahulu. Terlebih-lebih dengan perkembangan teknologi yang canggih saat ini, memberikan banyak kemudahan untuk berkarya.

“Kalian generasi muda Sumut, harus bisa lebih dari kami. Cita-citakan itu jadi orang besar dan baik. Dulu PSMS lawan Rusia, menang. Pemain bola kelas dunia Raja Nainggolan, satu marga Nasution bisa raih 12 emas, baru satu marga itu,” ungkapnya. 

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Baharuddin Siagian, keberangkatan kontingen pada 21 Oktober dan kepulangan pada tanggal 27 Oktober 2018. 

“ Di sini, saya melaporkan bahwa kontingen Sumut yang akan berangkat berjumlah sebanyak 170 orang. Terdiri dari ketua kontingen, wakil ketua kontingen, pendamping kontingen, masseur, wartawan dan official 8 cabang olahraga serta atlet dan pelatih,” terangnya. 

Delapan cabang olahraga beserta jumlah atlet yang berangkat yakni Bulutangkis 8 atlet dan 2 pelatih, Tenis Lapangan 8 atlet dan 2 pelatih, Tenis Meja 8 atlet dan 2 pelatih, Sepakbola 18 atlet 3 pelatih. 

Sepaktakraw 12 atlet 2 pelatih, Pencaksilat 27 atlet 3 pelatih, Bola Volly 24 atlet 4 pelatih, Bola basket 24 atlet 4 pelatih.  (rel/joel) 
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI