Terkena Jeratan Pemburu, BKSDA Obati Kaki Gajah Asal Aceh Ini

| Minggu, 23 September 2018 | 17.02 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
BKSDA Aceh dan VESSWIC mengobati gajah yang terkena jerat. Kredit: BKSDA/Kementerian LHK
Mediaapakabar.com - Sejak Rabu, 19 September 2018, tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Resort Langsa dipimpin Azharudin bersama tim dokter hewan dari VESSWIC yang dipimpin drh.

Anhar melakukan pengobatan terhadap gajah liar yang terluka parah di kaki kiri depan karena jeratan para pemburuh gajah.

“Langkah tim BKSDA itu juga didukung mitra FKL dan WCS, serta dari Kepolisian RI,” tulis Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di akun instagramnya, Sabtu, (22/9/2018).

Gajah berjenis kelamin betina berusia sekitar 40 tahun ini ditemukan setelah pencarian hampir dua minggu semenjak dilaporkan oleh warga desa.

Melansir Tempo.co, Gajah itu ditemukan di Desa Blang Tualang, Kecamatan Bireun Bayen, Langsa. Hasil cek darah diduga ada gangguan fungsi hati dan ginjal.

Pengobatan dilakukan dengan memotong jerat yang melekat di kaki, membersihkan luka, memberikan antibiotik, serta beberapa botol infus, untuk memulihkan kondisi gajah yang agak lemas.

Pada hari Sabtu, 22 September 2018, tim gabungan kembali ke lokasi kejadian untuk melakukan pengobatan lanjutan.

Jika kondisi sudah memungkinkan, gajah itu akan dilepasliarkan kembali. Sampai saat ini pengobatan masih berlangsung. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI