Tamin Sukardi Konglomerat Medan Tersangka Penyuap Hakim Diperiksa KPK

| Jumat, 14 September 2018 | 18.39 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Tamin Sukardi. Foto: Indopos
Mediaapakabar.com - Kasus dugaan  suap penanganan perkara tindak pidana korupsi di Pengadilan Negeri Medan memasuki babak baru.

Hari ini, Rabu (14/9/2018), tersangka pemberi suap ke hakim Pengadilan Negeri Medan, Tamin Sukardi diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Setibanya di Gedung KPK, Tamin tidak memberikan komentar apapun kepada wartawan, ia langsung masuk kedalam lobi Gedung KPK untuk melakukan pemeriksaan lanjutan.

Namun Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan Tamin Sukardi diperiksa sebagai tersangka.

“Tamin Sukardi di periksa sebagai tersangka terkait kasus suap penanganan perkara Tindak Pidana Korupsi di Pengadilan Negeri Medan,”kata Febri Diansyah, Jakarta, seperti yang dilansir Pojoksumut.com, Jumat (14/9/2018).

Dalam kasus ini, KPK juga telah menetapkan tiga tersangka lainnya, yaitu panitera pengganti PN Medan, Helpandi; pengusaha Tamin Sukardi, dan orang kepercayaan Tamin, Hadi Setiawan. Tamin berperan sebagai pemberi suap sedangkan Helpandi dan Hadi adalah perantara.

Pemberian suap itu diduga untuk mempengaruhi putusan perkara tipikor nomor perkara 33/Pid.sus/TPk/2018/PN.Mdn dengan terdakwa Tamin Sukardi. Dalam putusan itu, Tamin Sukardi divonis pidana enam tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsidair enam bulan kurungan dan uang pengganti Rp 132 miliar.

Putusan itu lebih rendah dari tuntutan jaksa 10 tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan dan uang pengganti Rp 132 miliar. Merry Purba menyatakan Dissenting Opinion (DO) alias perbedaan pandangan dalam putusan itu.

Pemberian uang pertama kali telah dilakukan pada 24 Agustus 2018 di Hotel JW Marriot Medan melalui perantara.

Sedangkan sisanya disita oleh KPK saat melakukan OTT di Pengadilan Negeri Medan pada Selasa, 28 Agustus lalu. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI