Peringatan Hari Keluarga Nasional XXV di Kabupaten Serdang Bedagai

| Minggu, 23 September 2018 | 17.01 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Peringatan Hari Keluarga Nasinal Kabupaten Sergai,dihadiri oleh,Gubernur Sumatera Utara, Letjen TNI (Purn) H. Edy Rahmayadi, Bupati Sergai, Ir. H. Soekirman,foto-apakabar
Mediaapakabar.com--Puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV, digelar di Desa Kota Pari Pantai Pondok Permai, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Rabu 19 September 2018 kemarin.  

Hadir pada acara tersebut, Gubernur Sumatera Utara, Letjen TNI (Purn) H. Edy Rahmayadi, Bupati Sergai, Ir. H. Soekirman, Deputi Bidang KN dan Kesehatan Reproduksi, Dra. Yayuk Rahayu, M.Si (mewakili BKKBN RI), Kepala BKKBN Provinsi Sumatera Utara, Drs. Temazaro Zega, M.Kes
Bupati/Walikota Se Sumut, unsur Forkopimda Sumut, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Sumatera Utara, dr. Ria Novida Telaumbanua, M. Kes, Ketua TP PKK Provinsi Sumut, NawalLubis Edi Rahmayadi, Wakil Bupati Sergai, H. Darma Wijaya serta ketua DWP ny. Hj. drg. Khairani Hadi Wina dan para undangan lainnya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Sumut, dr. Ria Novida Telaumbanua, M.Kes, selaku panitia, menjelaskan bahwa rangkaian acara peringatan Harganas ke XXV yang berlangsung dari tanggal 18 hingga 19 September 2018, mencakup kegiatan antara lain, bedah rumah tidak layak huni, sebanyak 30 rumah di Desa Bingkat Kecamatan Pegajahan, pemberian akte kelahiran gratis kepada 4000 anak, sosialisasi kampung KB, dan sosialisasi PIK Remaja.

Sementara itu, Bupati Sergai dalam sambutannya mengatakan, pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV tahun 2018 ini, terdapat 3 (tiga) hal yang dibangun oleh keluarga. Yakni cinta keluarga,  cinta terencana dan cinta Indonesia.   

Keluarga yang kuat dibangun dengan kebersamaan yang kuat. Sedikitnya keluarga harus dibangun dengan makan malam bersama, minimal sekali dalam seminggu supaya kita semakin erat hubungannya dan kuat berakar dalam keluarga. Hal ini adalah untuk membangun cinta keluarga.
Kedua adalah cinta terencana  yakni merencanakan pernikahan yang baik dan merencanakan keluarga dengan baik. Dengan merencanakan keluarga dengan baik akan mengurangi permasalahan sosial yang berpotensi terjadi di masyarakat. kata Soekirman.

Saat yang sama, Gubernur Sumatera Utara, Letjen (Purn) Edi Rahmayady,  mengatakan "Tingkat perceraian di Sumut, sebanyak 2500 kasus per tahun. Sedang tingkat kematian bayi dan permasalahan terkait keluarga lainnya merupakan permasalahan sosial yang harus kita cari tahu penyebabnya dan penanganannya, sehingga tidak bertambah setiap tahun. 

Untuk penanganan setiap permasalahan sosial dalam masyarakat adalah demi mempermudah kehidupan masyarakat dan merupakan tanggung jawab kita bersama. Oleh karena itu mari kita bangun dari tidur kita dan membangun Sumatera Utara bersama-sama, dimulai dari keluarga. 

Kepada para Kader PKK membangun Sumut mulai dari keluarga, masyarakat yang berprestasi juga dimulai dari keluarga yang kuat dan tangguh sehingga melahirkan anak-anak yang unggul.“ ungkap Edi Rahmayady.

Sambutan Kepala BKKBN RI yang dibacakan oleh Deputi Bidang KB dan kesehatan Reproduksi, Dra. Yayuk Rahayu, M.Si menguraikan "Hidup kalau terencana maka semua akan lebih mudah. Maka pemerintah harus lebih memperhatikan masyarakatnya. Saat ini BKKBN sudah berusia 50 tahun. 

Program KKBK dari BKKBN merupakan bagian dari pembangunan SDM dengan membangun keluarga yang berencana. Karena keluarga yang terencana akan menghasilkan keluarga yang lebih berkualitas dibandingkan dengan keluarga karena bencana.

Disela-sela acara diserahkan hadiah bagi pemenang lomba dan penilaian terbaik dalam berbagai kategori diantaranya yang diperoleh Kabupaten Sergai adalah, Juara Terbaik 2 lomba KB MKJP Kategori Puskesmas yakni, Puskesmas Pantai Cermin, Terbaik 1 Lomba promosi dan konseling kesehatan reproduksi KB pasca persalinan dan KB, pasca keguguran yakni, Faskes RS Pabatu. 

Terbaik 1 Lomba petugas lapangan KB/Penyuluh KB, Devi Dwi Yana Utami dari Kecamatan Pantai Cermin.

Kemudian Teladan 1 Lomba Institusi masyarakat Pedesaan (IMP), Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) dengan predikat swageti kencana utama yakni, Yusdiana Desa Karang Anyar Kecamatan Pegajahan. 

Terbaik 2 Lomba keluarga hebat yakni, Keluarga Dian Ariya Budi/Habibah, Kecamatan Perbaungan. Terbaik 3 Lomba BKH-BI Kelompok Mawar, Kecamatan Tanjung Beringin. Dan Terbaik 1 Kelompok Nuansa, Kecamatan Pegajahan.

Selanjutnya diserahkan juga bantuan alat teknologi tepat guna (ATTG) bagi Kelompok UPPKS untuk 5 kelompok. Dan Kabupaten Sergai, yang menerima dati Kelompok Rajungan, Kecamatan Pantai Cermin. Serta penyerahan 45 sertifikat keterampilan tenaga kerja konstruksi secara simbolis. (Willy)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI