Tragis, Ilham Sirait Tewas Ditikam Pelajar Hingga Tewas Gara-gara Dituduh Mencuri Ayam

| Senin, 06 Agustus 2018 | 11.12 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Tersangka. Foto: Ist
Mediaapakabar.com - Sungguh tragis yang dialami Ilham Sirait alias Ketel, pemuda asal Lingkungan Pekan 2, Kelurahan Tanjung Ledong, Kecamatan Kualuh Ledong, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura).

Hanya karena dituduh mencuri ayam, pemuda berusia 21 tahun ini tewas ditikami seorang pelajar berinisial IS hingga meregang nyawa.

Informasi dihimpun Minggu (5/8/2018), peristiwa yang merenggut nyawa korban berawal dari persoalan pencurian ayam.

Semula pada Jumat (3/8/2018) malam sekitar pukul 20.30 WIB korban datang ke rumah pelaku di Jalan Pusara, Lingkungan Kampung Baru 2, Kelurahan Tanjung Ledong, Kecamatan Kualuh Ledong, Kabupaten Labura.

Kedatangan korban bertujuan untuk menjelaskan bahwa korban tidak ada mencuri ayam milik keluarga pelaku.

Setibanya di depan rumah pelaku, korban disambut oleh Abdul Kadir, ayah dari pelaku yang langsung memegang tangan korban dan mengajaknya masuk ke dalam rumah.

Diduga korban menolak untuk masuk, langsung meronta melepaskan tangannya dari pegangan ayah pelaku. Akibatnya, bukan hanya berhasil melepaskan tangannya, rontaan korban tersebut justru menyebabkan Abdul Kadir terjatuh.

Tak terima ayahnya dibuat terjatuh, pelaku IS langsung mengambil pisau dari dapur dan mendatangi korban ke depan rumah.

Melihat kedatangan pelaku dengan pisau terhunus ditangan, korbanpun berusaha melarikan diri. Akan tetapi, pelaku yang masih pelajar di salah satu SLTA di Labura ini berhasil menyusulnya dan langsung menghujani korban dengan tusukan pisaunya.

Setelah korbannya terkapar bersimbah darah, pelaku langsung pergi menyerahkan diri ke Kantor Polsek Kualuh Hilir, Resor Labuhanbatu.

Berdasarkan pengakuan pelaku, seperti yang dilansir Pojoksumut.com, petugas Polsek Kualuh Hilir langsung menyusul kelokasi dan menemukan korban yang tergeletak bersimbah darah dan sudah meregang nyawa dengan 10 liang luka tusukan di sekujur tubuhnya.

Selanjutnya, petugas membawa korban ke Puskesmas Kualuh Ledong untuk keperluan visum et repertum (ver). Setelah dilakukan visum, jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk disemayamkan sebagaimana mestinya.

Sedangkan tersangka, langsung diamankan guna mempertanggung jawabkan perbuatannya tersebut. Selain tersangka, turut juga diamankan barang bukti berupa 1 pisau yang berlumur darah, 1 potong kaos lengan pendek warna hijau yang berlumur darah dan 1 potong  celana training warna biru yang berlumur darah.

Kapolsek Kualuh Hilir AKP Syahrul SH membenarkan adanya kasus pembunuhan tersebut. “Saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap tersangka,” kata Syahrul. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI