Karena Himpitan Hidup, Nainggolan Gantung Diri

| Rabu, 08 Agustus 2018 | 14.19 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
foto:apakabar/erni
Mediaapakabar.com--Bonar Nainggolan (53) mengakhiri hidupnnya dengan cara gantung diri di  sumur belakang rumah Jalan Karya Lingkungan Pardomuan Nauli Kelurahan Padang Matinggi kecamatan rantau utara kabupaten labuhanbatu pada Senin (06/08/2018) sekira pukul 20.30 wib

Kanit Reskrim Polres Labuhanbatu Iptu Jopas Pasaribu,di Tkp mengatakan, dapat informasi dari warga ada meninggal gantung diri. 

" Mendapat informasi tersebut kita langsung meluncur ke tkp, benar ditemukan seorang warga yang meninggal dengan posisinya tergantung di dalam sumur," katanya. 

Keluarga korban, ,Jonalom Nainggolan, (53) kepada awak media mengatakan, korban dikenal pendiam dan tidak pernah mengeluh sakit.  

" Tapi karena pemikiran anak banyak butuh biaya atau macam macamlah masalah," sebut Jonalom. 

Lanjutnya, kepada isteri korban dia telah meminta agar jangan ada persoalan lagi." Nggak ada lagi permasalahan di lain hari, bahwa ini kejadiannya murni musibah bunuh diri bukan ada dari orang lain dan keluarga sudah pasrah karna itu murni bunuh diri," terangnya kepada petugas Polres Labuhanbatu. 

Sementara isteri korban, sekira jam 20.30 Wib suaminya mau mandi, karna lama suami tak keluar ia  mendobrak pintu. 

" Spontan dia kaget dan menjerit histeris bersama anaknya melihat korban sudah tergantung di sumur, jeritan histerisnya mengundang warga sekitar datang, beramai-ramai," ungkap Jonalom Nainggolan.   

Dari olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan pada jasad korban, petugas tidak menemukan adanya tanda-tanda penganiayaan maupun kekerasan. Korban diduga meninggal dunia karena sengaja bunuh diri. ( erni )
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI