Istri Pejabat Dishub Dibunuh dengan Keji, Polisi Bantah Isu Pelaku Adalah Suami Korban

| Minggu, 26 Agustus 2018 | 11.27 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Mediaapakabar.com -  Aparat Polres Pamekasan, Jawa Timur, kesulitan mengungkap pembunuhan terhadap Sri Banowati Ningsih (52), istri pejabat Dinas Perhubungan (Dishub) yang tewas di kamar mandi rumahnya.

Polisi membantah isu yang tersiar korban tewas karena dianiaya suaminya.

Pihak kepolisian hingga kini telah memeriksa sebanyak 15 saksi dalam kasus pembunuhan Banowati, termasuk Mulyadi, suami korban.

Pembunuhan itu terjadi di Kelurahan Lawangan Daja, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, 29 Januari 2018.

"Kami masih mencari bukti-bukti pendukung dan saksi. Kami kesulitan mengungkap kasus ini, karena tidak ada saksi yang mengetahuinya," ujar Kanit 1 Pidum Satreskrim Polres Pamekasan Iptu Agus, Sabtu 25 Agustus 2018.

Agus mengatakan pihaknya masih bekerja untuk mengungkap pelaku pembunuhan itu. Dia juga membantah kabar yang berkembang bahwa Banowati tewas karena dianiaya suaminya.

"Kami masih mencari bukti-bukti yang bisa mengarah ke salah satu tersangka. Kami tidak bisa gegabah untuk menetapkan tersangka," kata Agus seperti yang dilansir Kriminologi.id.

Sri Banowati Ningsih ditemukan tewas di rumahnya yang terletak di Kelurahan Lawangan Daja, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.

Korban tewas dengan sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya pada 29 Januari 2018.

Saat itu suaminya, Mulyadi yang kembali ke rumahnya dari lokasi tempatnya bekerja mengetok pintu rumah sambil memanggil istrinya.

Karena tak ada jawaban Mulyadi memanggil tetangga depan rumahnya, Humaidi.

Keduanya kemudian masuk bersama ke dalam rumahnya yang tidak terkunci.

Keduanya kaget melihat tubuh Banowati yang tengkurap tak bernyawa di depan kamar mandi.

Jasad Banowati banyak ditemukan luka lebam. Sementara itu di sekitar lokasi terdapat rambut bekas dijambak yang menempel di tembok. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI