Maling Kotak Infak Masjid Kepergok Warga Berhasil Kabur, Sepeda Motor Dibakar Warga

| Sabtu, 07 Juli 2018 | 21.43 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Sepeda motor pelaku yang dibakar warga. Foto: Ist
Mediaapakabar.com - Warga yang tinggal di sekitar Masjid Al Muslimin, Jalan Delitua-Talun Kenas, Desa Lantasan Baru, Dusun II Patumbak I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, benar-benar marah dan meluapkan emosinya.

Bagaimana tidak, gagal menangkap pemuda yang diduga kuat maling kotak infaq di masjid tersebut, warga membakar sepeda motor yang dikendarainya.

Tak pelak, sepeda motor Honda Supra X warna hitam BK 1698 MF menjadi sasaran hingga hangus dibakar massa.

Informasi dihimpun Jumat (6/7/2018), seperti yang dikutip dari Pojoksumut.com, sebelum dibakar massa, aksi pemilik roda dua yang belum diketahui identitasnya itu ketahuan oleh seorang warga setempat bernama Iir Sinuraya (30) pada Kamis (5/7/2018) dini hari pukul 01.00 WIB.

Ceritanya, saat itu Iir sedang mengecek kolam bersama abangnya yang berada dekat masjid. Setelah ia mengeceknya, Iir melihat satu sepeda motor parkir di sampingnya masjid tanpa pemiliknya. Merasa curiga, dia memeriksa dengan membawa senter.

Melihat sepeda motor dengan kunci tergantung di stang, Iir mencabutnya dan mencari pemilik sepeda motor. Pelaku yang terkejut melihat Iir datang, langsung mencari alasan mondar-mandir seperti mencari sesuatu.

Iir yang tidak kenal dengan pelaku langsung menanyakan nama dan alamatnya. Namun pelaku tidak menjawab namanya, hanya mengatakan alamatnya.

“Ketika aku tanya, pelaku bingung dan bilang alamatnya di Tanjungmorawa, lalu bilang di Pakam,” sebut Iir.

Iir yang semakin curiga dengan pelaku, langsung memperhatikan di sekitar masjid. Ketika Iir melihat kotak infak, di sampingnya ditemukan besi beton dengan panjang kira-kira 1 meter.

Melihat itu, Iir pun kembali bertanya kepada pelaku. “Kau mau mencuri kotak infak kan” kata Iir kepada pelaku.

Namun pelaku mengelak. Iir yang merasa sudah yakin kalau pelaku berniat mencuri, langsung membentaknya, sehingga terjadi perkelahian antara Iir dan pelaku.

Pelaku yang kalah dengan Iir mencari senjata berupa batu yang hendak dilemparkan ke Iir. Iir yang merasa tidak imbang karena pelaku menggunakan batu, ia pun berlari ke rumahnya guna mengambil senjata.

Setelah mengambil senjata dan kembali mengejar, pelaku sudah keburu kabur dan meninggalkan sepeda motornya di lokasi.

“Pelaku membawa besi beton untuk mencongkel kotak infak. Pelaku kabur meninggalkan kendaraannya, karena kuncinya sudah saya simpan di kantong. Saya geram kali sama pencuri itu, karena di masjid ini sudah sering kehilangan,” ungkap Iir.

Warga sekitar yang mengetahui Iir berkelahi sama pelaku, langsung berhamburan berdatangan guna membantu. Namun setibanya warga di lokasi, pelaku sudah kabur dan meninggalkan sepeda motornya.

Warga yang sudah geram dengan seringnya masjid kecurian, melimpahkan emosinya kepada sepeda motor pelaku dengan membakarnya hingga tinggal rangka.

Sementara pengurus masjid, Tutur (62) mengaku, pelaku memang berniat mencuri, karena kotak infak sudah seperti dicongkel.

“Syukur saja ada Iir, kalau enggak hilang lagilah kotak infak masjid ini. Karena dulu pernah kotak infak ini dibongkar maling, sampai uang receh Rp100 perak pun diambilnya,” ujar Tutur. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI