Nama Nakhoda KM Sindar Bangun Menghilang dari Papan Publikasi Korban Selamat, Ada Apa?

| Rabu, 20 Juni 2018 | 18.53 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Papan pengumuman korban KM Sinar Bangun. Foto: Tribun Medan
Mediaapakabar.com - Pemkab Samosir tidak mempublish nama pengemudi KM Sinar Bangun yang tenggelam dan memakan banyak korban di Danau Toba senin petang lalu.

Hingga hari ketiga, Rabu (20/6/2018) nama nahkoda tidak ada dipampangkan di Posko penanganan di Pelabuhan Ferry Simanindo Samosir.

Dilansir Tribun Medan, nama Tua Sagala pengemudi kapal tidak ada.

Baik di kategori korban selamat, meninggal dan hilang. Hal itu menimbulkan polemik di tengah masyarakat yang sedang mencari tau data-data korban.

"Semua kan harusnya dipublish,. Kenapa harus disembunyikan. Jadi kan masyarakat semakin tahu berapa jumlah korban yang hidup, selama atau masih bilang," ujar Sidabutar satu dari keluarga korban lain yang datang ke pelabuhan Simanindo.

Pria berjaket coklat ini menilai, Pemkab Samosir terkesan menutupi keberadaan Nahkoda. Apalagi, beredar informasi nahkoda selamat, tetapi tidak dicantumkan namanya di papan informasi.

Bahkan, Sidabutar berasumsi ada kesengajaan oleh Pemkab menyembunyikan nahkoda.

Hal itu dianggapnya tidak membantu bagaimana mengetahui kronologis kejadian untuk dijadikan evaluasi. Kemudian membantu memastikan jumlah penumpang yang menaiki kapal.

Sementara itu, Kominfo Samosir Tambor Simbolon mengaku tidak mengetahui keberadaan nahkoda. Meski sudah pada hari ketiga pasca kejadian.

Namun, Tambor menyebut, keberadaan Nahkoda memang sengaka tidak diekspos. Disebutnya, untuk menghindari hal-hal lain.

"Karna nanti bisa bahaya. Nanti jadi dicari orang dia,"sebutnya.

Sehati sebelumya, Kapolres Samoair Agus mengatakan Nahkoda sudah berada dan di Polres Samosir. Namun masih fokus pada pemulihan paikologis dan kesehatan Nahkoda.

"Sudah di Polres. Dan saat ini mita masih fokus ke oemukihan kesehatan. Sehingga belum bisa kita mintai keterangan,"ujarnya. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI