Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad Resmi Umumkan 14 Anggota Kabinetnya

| Sabtu, 19 Mei 2018 | 10.00 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Mahathir Mohamad. Foto: Bangkok Post
Mediaapakabar.com - Perdana Menteri (PM) Malaysia, Mahathir Mohamad, mengumumkan 14 anggota kabinetnya yang telah disetujui Yang di-Pertuan Agong Sultan Muhammad V. Menteri-menteri yang ada di dalam daftar ini rencananya akan dilantik atau diambil sumpahnya pada Senin (21/5) mendatang.

Seperti dilansir media Malaysia, The Star dan Malay Mail, Jumat (18/5/2018), sebenarnya hanya ada sembilan nama baru dalam daftar yang baru diumumkan ini.

Daftar 14 anggota kabinet ini juga memasukkan nama Mahathir sebagai PM Malaysia, kemudian Wan Azizah Wan Ismail sebagai Wakil PM Malaysia juga Menteri Urusan Perempuan dan Pembangunan Keluarga, dan tiga menteri yang sudah diumumkan pada Sabtu (12/5) lalu.

Menteri-menteri yang ditunjuk Mahathir ini berasal dari empat partai anggota koalisi Pakatan Harapan (PH) yang dipimpinnya. Empat partai itu adalah Partai Keadilan Rakyat (PKR), Partai Tindakan Demokratik (DAP), Partai Amanah Negara (PAN) dan Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM).

Sesuai asal partai masing-masing, menteri yang baru ditunjuk Mahathir antara lain, dari PKR, ada Mohamed Azmin Ali yang menjabat Menteri Perekonomian dan Zuraida Kamaruddin yang menjabat Menteri Perumahan dan Pemerintah Daerah. Dari DAP, ada Anthony Loke Siew Fook menjabat Menteri Transportasi, Gobind Singh Deo menjabat Menteri Komunikasi dan Multimedia, dan M Kulasegaran menjabat Menteri Sumber Daya Manusia.

Lalu dari PAN, ada Salahuddin Ayub menjabat Menteri Pertanian dan Agroindustri dan Dr Dzulkefly Ahmad menjabat Menteri Kesehatan. Terakhir dari PPBM yang juga menaungi Mahathir, ada Dr Maszlee Malik menjabat Menteri Pendidikan dan Rina Harun menjabat Menteri Pembangunan Desa.

Untuk posisi Menteri Pendidikan, Mahathir sebelumnya telah mengumumkan bahwa jabatan ini dirangkap oleh dirinya. Namun karena hal itu dianggap melanggar manifesto koalisi Pakatan Harapan dan diprotes publik, maka Mahathir menarik diri dari jabatan Menteri Pendidikan.

"Itu adalah posisi manifesto dan tidak bisa saya langgar pada saat ini meskipun ada tuntutan agar saya mengambi (posisi Menteri) Pendidikan," ucap Mahathir dalam video yang dirilis akun Facebook PPBM.

Manifesto Pakatan Harapan yang dimaksud adalah PM Malaysia tidak akan merangkap jabatan menteri, khususnya Menteri Keuangan. Rangkap jabatan seperti ini terjadi pada era pemerintahan mantan PM Malaysia Najib Razak, yang juga menjabat Menteri Keuangan.

Daftar nama menteri ini telah diserahkan Mahathir kepada Yang di-Pertuan Agong pada Jumat (18/5) sore waktu setempat. The Star melaporkan nama-nama ini telah disetujui oleh Yang di-Pertuan Agong dan akan dilantik pada Senin (21/5) mendatang, pukul 11.30 waktu setempat, di Istana Negara.

Tiga nama menteri yang telah diumumkan lebih dulu oleh Mahathir adalah Lim Guan Eng dari DAP sebagai Menteri Keuangan, Muhyiddin Yasin dari PPBM sebagai Menteri Dalam Negeri dan Mohamad Sabu dari PAN sebagai Menteri Pertahanan. Mahathir dalam pernyataan sebelumnya menyebut dirinya akan menunjuk total 25 menteri di kabinetnya. Ada sejumlah menteri yang belum diumumkan, salah satunya posisi Menteri Luar Negeri. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI