Kondisi Delisa Masih Belum Stabil Usai Selamat Dibakar Hidup-hidup Kekasih

| Jumat, 11 Mei 2018 | 12.03 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Kondisi Delisa Ayu Latifah menjalani perawatan di RS dr Pirngadi

Mediaapakabar.com - Hari ketiga dirawat di RS dr Pirngadi, Medan, Kamis (10/5/2018), kondisi gadis belia Delisa Ayu Latifah (16), korban pembakaran yang diduga dilakukan pacarnya, Iwan Kincit, masih belum stabil.

Pasca operasi, siswi kelas I SMA ini menghadapi proses penstabilan di ruang intencive care unit (ICU). Dia dioperasi beberapa jam setelah dirujuk dari RS Mitra Medika Tanjung Morawa (Selasa, 8/5/2018).

Melansir Medanbisnisdaily.com di ruang ICU, Delisa terbaring dengan sekujur tubuh dibungkus perban. Mulai dari wajah, punggung hingga kaki. Kepadanya diberikan bantuan pernafasan dari tabung udara.

Menurut petugas perawat yang menjaga, hingga kondisinya stabil di mana rasa nyeri di tubuhnya akibat luka bakar mampu dihadapi, Delisa berada di ruang ICU. Luka bakar yang begitu hebat, hingga mencapai 65% keseluruhan tubuhnya, membuat dia merasa nyeri kesakitan.

"Terpaksa agar dia bisa menahan rasa nyeri kami beri morfin. Inilah yang tertinggi untuk mengatasi nyeri," kata perawat menjawab medanbisnisdaily.com.

Luka bakar yang ikut mengenai wajah putri sulung keluarga Suherman dan Sujarwati itu membuat kedua matanya belum bisa terbuka sepenuhnya. Dokter menutupnya dengan perban yang setiap saat dapat dibuka.

Agar tubuhnya tetap berisi gizi dan vitamin, Delisa diberi asupan makanan cair serta minuman melalui bantuan selang. Tidak ada kesulitan baginya menikmati makanan.

"Kalau ngomong dia tidak ada masalah, selalu manggil perawat kalau ada kesulitan dan butuh bantuan," ujar si perawat.

Belum bisa dipastikan sampai berapa lama Delisa harus berada di ruang ICU. Tergantung kestabilan tubuhnya serta rasa nyeri yang dihadapi.

Ayah Delisa, Suherman, menyebutkan, dia harus pulang dan pergi menuju Polsek Medan Labuhan di kawasan Simpang Kantor terkait proses hukum tindak penganiayaan berupa pembakaran yang dialami putrinya. Besok (Jumat, 11/5/2018) dia diminta mengantarkan surat visum oleh dokter terkait luka yang dialami Delisa.

"Hingga hari ini si pelaku, Iwan Kincit, belum bisa ditangkap. Kata kepolisian mereka masih melakukan pelacakan," ujar Suherman.

Dia juga berencana akan mengadukan peristiwa naas yang dialami putrinya ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) guna mendapat bantuan.

Sebagaimana diberitakan Delisa yang sudah sekitar enam bulan berpacaran dengan Iwan Kincit (30-an) dibakar akibat rasa cemburu. Iwan tidak suka Delisa berhubungan dekat dengan lelaki lainnya. Akibatnya mereka kerap terlibat cekcok.

Puncaknya adalah pada Senin malam (7/5/2018), sekitar pukul 22.00 WIB. Iwan yang merupakan duda beranak satu mengguyur tubuh Delisa dengan bensin dan kemudian membakarnya. Lokasi kejadian adakah di Jalan RPH, Mangaan I, Gang Sukamaju, Mabar, Medan Deli. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI