Kelompok Teror Serang Polda Riau, Polisi Kepalanya Disabet Samurai Kondisinya Membaik

| Kamis, 17 Mei 2018 | 11.09 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Polisi membawa jenazah penyerang Polda Riau ke Bhayangkara. (ist)

Mediaapakabar.com - Kondisi polisi korban bacok dalam penyerangan Polda Riau membaik, Kamis (17/8/2018). Ia kena sabet samurai di kepala belakangnya.

Kepala Bidang Dokter dan Kesehatan Polda Riau, Kombes Asmarahadi, mengatakan kondisi Kompol Farid Abdullah stabil dan kian membaik. Sebelumnya, anggota Bidkum Polda Riau ini  menjalani operasi di RS Bhayangkara.

“Operasi sudah selesai dibersihkan luka di bagian belakangnya,” katanya.

Menurutnya, korban penyerangan lainnya, Brigadir John Hendri juga dirawat di rumah sakit. Ia luka pada ibu jari tangan kanan akibat sabetan samurai teroris. Kondisinya pun membaik.

Kelompok teroris menyerang Mapolda Riau sekitar pukul 09.00 WIB, Rabu (16/5).
Dikabarkan beberapa orang tewas dalam peristiwa ini.
Seperti yang dilansir Jawapos tampak seorang pria terkapar bersimbah darah di kantor depan Mapolda Riau. Saat ini polisi masih melakukan identifikasi dan olah TKP.
Seorang polisi terluka dan dibopong rekannya di Mapolda Riau, Selasa (16/5/2018). 
Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian hingga saat ini. Namun menurut keterangan seorang saksi bernama Surya Dharma, teroris diperkirakan berjumlah empat orang.
“Ada empat orang tadi katanya. Mereka pakai mobil Avanza warna putih. Dua tewas,” ungkapnya di lokasi.
Suasana pusat ibu kota Provinsi Riau tepatnya di sekitar tugu nol kilometer Jalan Sudirman pun mendadak mencekam.
Terdengar suara tembakan dari sekitar Mapolda Riau. Tak lama berselang usai Tabligh Akbar yang digelar di halaman kantor Gubernur dengan menghadirkan Tausiah Ustad Abdul Somad.
Dikabarkan dari lokasi sebuah kendaraan roda empat tiba-tiba menabrak pagar Mapolda Riau dan kemudian kabur ke arah Jalan Gajah Mada. Polisi juga dikabarkan masih mengejar kendaraan dimaksud hingga kini.
Suasana masih mencekam dan belum diketahui perihal apakah yang terjadi serta apakah ada korban jiwa. (AS)

Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI