Vasinasi Booster Dimulai, Polda Jambi Imbau Masyarakat Segera Mendaftar

Media Apa Kabar
Jumat, 14 Januari 2022 - 15:25
kali dibaca

Foto: Vasinasi Booster Dimulai, Polda Jambi Imbau Masyarakat Segera Mendaftar

Mediaapakabar.com
- Polda Jambi memastikan, seluruh jajarannya telah siap untuk melaksanakan vaksinasi booster dosis ketiga di wilayah Provinsi Jambi.

Suntikan dosis ketiga vaksin Covid-19 ini dipastikan telah dimulai di Indonesia pada 12 Januari kemarin, sesuai dengan surat edaran Kementerian Kesehatan. Polda Jambi sendiri siap untuk ikut mengeksekusi pelaksanaan vaksinasi lanjutan itu.

Kapolda Jambi, Irjen Pol Albertus Rachmad Wibowo melalui Kabid Humas Kombes Pol. Mulia Prianto mengatakan, masyarakat Provinsi Jambi sudah bisa mendapatkan vaksinisasi Covid-19 dosis lanjutan itu secara gratis.

"Untuk itu, warga diminta untuk mendaftar di setiap fasilitas kesehatan terdekat seperti  puskesmas, rumah sakit dan klinik daerah setempat," kata Mulia melalui keterangan tertulisnya, Jumat (14/1/2022).

Dia menjelaskan, vaksin booster ini masih diprioritaskan untuk lansia atau warga berusia 60 tahun ke atas.

Syaratnya mudah, yakni membawa identitas diri berupa KTP  atau KK  dan telah mendapatkan vaksinasi primer dosis lengkap minimal 6 bulan sebelumnya.

“Kemudian untuk masyarakat yang ingin mengetahui apakah sudah bisa menerima vaksin booster atau tidaknya bisa di cek melalui aplikasi Peduli Lindungi, apabila masyarakat sudah menerima vaksinasi primer lengkap minimal 6 bulan maka akan muncul tiket pendaftaran untuk mendapatkan vaksin booster. Jadi 
jika belum sampai 6 bulan setelah vaksin kedua, maka tidak akan muncul tiket pendaftaran tersebut di aplikasi Peduli Lindungi” Ujarnya.

Dia juga menghimbau kepada masyarakat Jambi, khususnya saat ini diutamakan para lansia berumur 60 tahun ke atas untuk segera melakukan vaksinasi booster ini.

"Karena vaksinasi dosis lanjutan ini sangat penting untuk dilakukan guna meningkatkan kekebalan tubuh, 
mengingat Covid-19 sekarang sudah bermutasi dan memiliki varian baru jenis Omicron," pungkasnya. (Mc/DN)
Share:
Komentar

Berita Terkini