Tempuh Pendekatan Persuasif, Pelaku Penembakan Satpam PT PKM Menyerahkan Diri ke Polisi

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Jajaran aparat kepolisian Polda Jambi dan Polres Sarolangun, dengan dibantu temenggung adat SAD Kecamatan Air Hitam, dan tokoh masyarakat berikut perangkat desa di Kecamatan Air Hitam, berhasil membujuk pelaku penembakan satpam di PT. Primatama Kreasi Mas (PT PKM) yang terjadi pada Jumat, 29 November 2021 untuk menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.

Mediaapakabar.com
Jajaran aparat kepolisian Polda Jambi dan Polres Sarolangun, dengan dibantu temenggung adat SAD Kecamatan Air Hitam, dan tokoh masyarakat berikut perangkat desa di Kecamatan Air Hitam, berhasil membujuk pelaku penembakan satpam di PT. Primatama Kreasi Mas (PT PKM) yang terjadi pada Jumat, 29 oktober 2021 untuk menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.

Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo, SIK melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia Prianto, S.Sos, SIK membenarkan informasi tersebut, bahwa Petugas kepolisian Polda Jambi dan Polres Sarolangun telah berhasil mengidentifikasi pelaku penembakan kurang dari 1×24 jam setelah kejadian. 


Namun karena pertimbangan kondisi kamtibmas di wilayah Kecamatan Air Hitam, maka pihak kepolisian menempuh cara persuasif untuk menghadirkan tersangka/pelaku penembakan.


“Saat ini pihak kepolisian baik dari Polres dan Polda Jambi terus melakukan pendekatan secara intens kepada seluruh elemen masyarakat, baik yang warga SAD maupun masyarakat desa/dusun. Pendekatan ini ditujukan kepada seluruh elemen masyarakat Kecamatan Air Hitam agar tetap bersama- sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif pasca terjadinya konflik antara masyarakat desa/dusun dengan warga SAD,” ujar Kombes Pol Mulia Prianto.


Alumni Akpol 1997 ini menyebutkan sesuai dengan hasil rapat kesepakatan bersama masyarakat Kecamatan Air Hitam dengan para tumenggung SAD, salah satu poinnya adalah diserahkannya pelaku penembakan kepada pihak kepolisian sebelum memulai langkah berikutnya.


”Untuk tahapan pemulihan pasca konflik dengan penyelesaian secara hukum adat maupun hukum negara,” lanjutnya.


Terkait kasus penembakan oleh 3 (tiga) orang pelaku agar diselesaikan secara hukum positif (untuk memberikan efek jera kepada pelaku dan warga SAD yang lain) dan hukum adat (untuk mendamaikan antara SAD dan warga). 


“Dan pada hari ini pada sekitar pukul 09.00 wib, diperoleh informasi dari salah seorang temenggung SAD (Temenggung Melayu Tuo) bahwa telah bersedia datang 2 (dua) orang warga SAD dari kelompoknya yang hendak menyerahkan diri kepada pihak kepolisian karena sebagai pelaku penembakan satpam di PT PKM yang telah terjadi pada 29 Oktober 2021,” sebutnya.


Kedua pelaku yang menyerahkan diri tersebut kemudian dijemput secara langsung oleh Kapolsek Air Hitam (Iptu Yurizal), Wadir Krimum Polda Jambi (AKBP Tri Saksono), dan Wadir Intel Polda Jambi (AKBP S. Bagus Santoso di Dusun Selentik, Kecamatan Air Hitam. 


“Adapun identitas pelaku yang menyerahkan diri adalah BSL dan BSYG, Keduanya berasal dari kelompok SAD di Lubuk Jering (Kecamatan Sarolangun). Saat ini keduanya sedang dalam pemeriksaan penyidik Polda Jambi dan Polres Sarolangun dengan didampingi dari WARSI,” tutup Kabid Humas Polda Jambi.


Sementara itu, secara terpisah pihak WARSI berharap pihak kepolisian dapat memberikan jaminan keselamatan bagi warga SAD yang ada di Kecamatan Air Hitam dan proses penyidikan terhadap pelaku penembakan dilakukan secara profesional sesuai aturan hukum yang berlaku, baik hukum adat maupun hukum negara.


WARSI juga mengucapkan terima kasih kepada pihak Polda Jambi dan Polres Sarolangun yang telah berupaya melakukan pemulihan bersama WARSI pasca terjadinya konflik SAD dengan masyarakat. (MC/Red)

Share:
Komentar

APAKABAR TV

Berita Terkini