Sentil Jajarannya soal Video Coki Pardede, Deddy Corbuzier Apresiasi Kapolda Metro Jaya

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Deddy Corbuzier bersama Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran (Instagram/mastercorbuzier)

Mediaapakabar.com
Deddy Corbuzier sempat berdiskusi dengan Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran. Deddy dan Fadil membicarakan perihal penangkapan Coki Pardede terkait kasus narkoba.

Namun yang menjadi sorotan dalam pembicaraan Deddy dengan Fadil perihal video penangkapan Coki. Ternyata diskusi Deddy dengan Fadil itu berimbas pada kebijakan baru yang berlaku terkait proses penangkapan yang dilakukan aparat.


Atas hal itu, Deddy Corbuzier bersyukur Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mohammad Fadil Imran yang langsung merespons soal diskusi mereka tentang video penangkapan komika Coki Pardede.


"YA TUHAN. Diskusi gue di dengar @kapoldametrojaya. This is amazing!!! Pak @kapoldametrojaya anda luar biasa!!! Diskusi kita tentang penangkapan @cokipardede666 atau korban korban narkoba lainnya. Tentang video yang diedarkan, tentang jumpa pers dengan senjata laras panjang langsung diubah beliau," tulis Deddy Corbuzier di caption video yang diunggah seperti dilansir dari suara.com, pada Kamis, 09 September 2021.


Video unggahan Deddy perlihatkan Fadil saat memberikan beberapa instruksi dalam rapat mingguan jajaran Polres wilayah hukum Polda Metro Jaya. 


Fadil meminta agar petugas di lapangan tak lagi membuat video penangkapan tersangka kemudian menyebarkannya. Hal ini sebelumnya memang sempat ditanyakan Deddy kepada Fadil saat jadi bintang tamu Podcast.


"Saya lihat video (penangkapan) kemarin viral di media sosial. Disamping itu tidak etis, dia juga merendahkan harkat dan martabat manusia, tidak elok dipandang oleh publik dengan narasi dengan kalimat-kalimat yang merendahkan harkat dan martabat manusia," kata Fadil dalam instruksinya.


"Siapapun dia, walaupun dia tersangka dia tetap memiliki hak sebagai individu yang wajib kita hormati dan hargai," ujarnya lagi.


Hal lain yang juga direspons Fadil adalah terkait penggunaan senjata laras panjang saat konferensi pers. Ya, hal ini juga sempat ditanyakan Deddy di podcast.


"Yang kedua, pada saat press conference atau press release saya minta lebih humanis, kalau bukan bandar, bukan teroris tidak perlu pakai laras panjang, tak usah lagi gagah-gagahan, acara-acara yang mempertontonkan kekerasan yang bisa ditiru, tidak usah pakai laras panjang, tidak manusiawi itu," ujar Fadil.


Atas instruksi tersebut, Deddy angkat topi dan mengapresiasi Irjen Fadil sebagai Kapolda Metro Jaya. Dia pun berharap podcast miliknya bisa mengubah hal-hal lain di Indonesia menjadi lebih baik.


"Ur amazing!! Thank u!! And hopefully my podcast will change this country to be better in my own way.. With people like you!!!" tulis Deddy Corbuzier.


Video Coki Pardede saat ditangkap polisi terkait kasus narkoba memang sempat viral di media sosial. Di situ juga terdengar petugas menyinggung soal video porno gay. (SC/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini