Tampil dengan Baju Adat Baduy, Ismail Saleh: Bentuk Presiden Menjaga Nilai Budaya dan Karakter Bangsa

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Ismail Saleh, Presiden Mahasiswa IAIN Sorong.

Mediaapakabar.com
Keragaman budaya Indonesia selalu ditampilkan Presiden Jokowi saat Pidato Kenegaraan di Sidang Tahunan MPR RI. 

Jika tahun lalu 2020 Presiden Jokowi tampil dengan baju adat Baduy dari NTT, kali ini giliran busana Adat Baduy, Banten.


Ismail Saleh, Presiden Mahasiswa IAIN Sorong mengucapkan terima kasih kepada Presiden sudah karena pakaian adat baduy dalam rapat kenegaraan.


“Dalam pakaian tersebut saya melihat kesederhanaan dan nilai-nilai keluhuran serta kekuatan. Sehingga saya optimis Indonesia bisa keluar dari pandemi COVID-19,” ujar Ismail, Sabtu, 21 Agustus 2021.


Ismail juga mengatakan pemakaian pakaian adat baduy pada bicara kenegaraan tersebut menjadi contoh dan ajakan bahwa bangsa ini harus tetap budaya dan karakter bangsa.


“Kita tentu sangat mengapresiasi. Presiden menjaga kelestarian budaya baduy di kancah nasional. Ini salah satu bentuk Presiden dalam menjaga nilai-nilai budaya dan karakter bangsa. Ini bentuk penghargaan kepada Presiden untuk memuji adat budaya baduy dunia,” katanya.


Lebih lanjut, Ismail menilai busana adat badui yang dikenakan Jokowi adalah sebagai apresiasi terhadap Banten sebagai provinsi yang paling cepat mencapai target vaksinasi. Cakupan vaksinasi di Banten tersebut kini di atas 80 persen.


Ada makna lain selain itu, pakaian adat Jokowi bermakna menerapkan prokes dan hidup sehat, artinya hari ini sudah sadar akan vaksinasi,” pungkasnya. ( MC/Merah )

Share:
Komentar

Berita Terkini