Biden: 20 Tahun Kehadiran Militer AS di Afghanistan Berakhir

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Presiden Joe Biden mendeklarasikan 20 kehadiran militer AS di Afghanistan resmi berakhir Senin (30/8), setelah pesawat terakhir lepas landas dari Kabul. (AFP/Saul Loeb)

Mediaapakabar.com
Presiden Joe Biden mendeklarasikan bahwa 20 kehadiran militer Amerika Serikat di Afghanistan resmi berakhir Senin (30/8), setelah pesawat terakhir lepas landas dari bandara Kabul.

"Kini, 20 tahun kehadiran militer kami di Afghanistan sudah berakhir," ujar Biden dalam keterangan tertulisnya dikutip dari CNNIndonesia.com, Selasa, 31 Agustus 2021.


Biden kemudian mengucapkan terima kasih kepada seluruh tentara yang telah mengabdikan diri dalam misi militer terpanjang AS di luar negeri ini.


Secara khusus, Biden berterima kasih kepada tentara yang bekerja keras dalam upaya evakuasi warga dari Afghanistan Taliban berkuasa pada 15 Agustus lalu.


"Tujuh belas hari terakhir, tentara mengeksekusi udara terbesar sepanjang sejarah AS, mengevakuasi lebih dari 120 ribu warga Afghanistan, warga sekutu kami, para warga Afghanistan sekutu AS.


Biden juga berkata, "Mereka menjalankan semuanya dengan keberanian, profesionalisme, dan dengan akhir yang tak tertandingi."


Ia kemudian menyatakan bakal memberikan pidato kenegaraan pada Selasa (31/8) waktu setempat untuk memberi penjelasan detail alasan pemerintah memutuskan tak memperpanjang kehadiran militer di Afghanistan melebihi waktu yang disepakati pada 31 Agustus.


"Rekomendasi dari Pasukan Gabungan dan seluruh komandan kami di lapangan adalah mengakhiri misi evakuasi udara kami sesuai rencana," kata Biden.


Sebelumnya, Biden sempat menyatakan ingin mencari cara untuk bernegosiasi agar militer AS dapat hadir di Afghanistan lebih lama dari yang disepakati untuk mengevakuasi lebih banyak warga.


Meski akhirnya AS hengkang sesuai tenggat, Biden memastikan bahwa ia akan meminta Taliban menepati janjinya untuk mengizinkan warga yang ingin keluar dari Afghanistan.


"Taliban sudah menjaga keamanan dan dunia akan menuntut mereka memenuhi janji. Semua ini termasuk keamanan diplomasi di Afghanistan dan koordinasi rekan-rekan kawasan untuk membuka kembali bandara agar pihak yang mau memberikan bantuan kemanusiaan untuk rakyat Afghanistan dapat masuk," katanya.


Biden bandara pernyataannya dengan mengenang 13 tentara AS yang tewas dalam serangan bom bunuh diri ISIS-K di Kabul pada pekan lalu.


"[Saya menutup pernyataan ini] dengan berterima kasih atas pengorbanan 13 personel di Afghanistan yang merelakan nyawa mereka pekan lalu untuk menyelamatkan puluhan ribu orang," kata Biden. ( CNN/MC )

Share:
Komentar

Berita Terkini