Kasus Dugaan Video Mesum Oknum Kades Sei Alim Hasak, Polisi Panggil Pelapor

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Adi Chandra Pranata (kiri) saat memenuhi panggilan penyidik dan selembar Surat Pernyataan yang dibuat salah seorang warga bernama Rahmat Rahim S.Pd.I, warga Dusun II Desa Sei Alim Hasak, Kecamatan Sei Dadap yang beredar di kalangan wartawan.

Mediaapakabar.com
- Kasus dugaan video mesum yang dilakukan Kepala Desa (Kades) Sei Alim Hasak berinisial MA, terus berlanjut. 

Pasalnya, Senin (7/6/2021) siang, Adi Chandra Pranata SH, selaku pelapor, telah dimintai keterangan oleh pihak Unit Tipikor Satreskrim Polres Asahan.


“Iya bang. Tadi siang sekitar pukul 11. Ada sekitar 5 pertanyaan. Sekitar 2 jam lah tadi aku dimintai keterangan,” ucap Adi Chandra Pranata pada wartawan, sekira pukul 17.00 WIB.

 

Diakui Adi Chandra, salah satu pertanyaan yang diajukan pihak penyidik, yakni terkait darimana mendapatkan barang bukti rekaman video mesum tersebut.


“Jadi saya jelaskan kalau saya dapat dari warga, tanggal 24 Mei lalu. Trus ditanya juga, tahu atau tidak kalau pria yang di dalam video itu adalah kades, saya jawab, itu saya serahkan ke pihak penyidik,” aku Adi Chandra.


[cut]

Ket Foto : Ilustrasi. Sebuah video syur yang diduga kepala desa (kades) di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara viral. (Istimewa)

Sementara itu, selembar Surat Pernyataan yang dibuat salah seorang warga bernama Rahmat Rahim S.Pd.I, warga Dusun II Desa Sei Alim Hasak, Kecamatan Sei Dadap beredar di kalangan wartawan.


Dalam surat pernyataan yang berisi 2 poin dan ditandatangani tertanggal 6 Juni 2021 itu, salah satunya menyatakan benar bila yang bersangkutan merupakan warga Desa Sei Alim Hasak merasa malu atas beredarnya video pornografi yang diduga dibuat oleh oknum Kepala Desa Sei Alim Hasak dan telah beredar di masyarakat.


“Masih banyak lagi warga yang mau buat surat pernyataan kek gitu. Ada sekitar 30-an orang lagi,” aku seorang sumber minta identitasnya disembunyikan pada wartawan.


Terpisah, Kasat Reskrim Polres Asahan AKP Rahmadani SH MH, melalui Kanit Tipikor Ipda Arbin Rambe SH saat dikonfirmasi via Wa sekira pukul 18.38 WIB, membenarkan adanya pemeriksaan terhadap pelapor (Adi Chandra).


"Tadi kita melakukan interview/wawancara terhadap pendumas atas nama Chandra Pranata ,terkait yang dilaporkannya, masih sebatas itu, selanjutnya akan melakukan mengumpulkan fakta fakta pendukung untuk laporan tersebut, sehingga apa yg di laporkan/dumas bisa kita lakukan langkah langkah selanjutnya sesuai dengan SOP penanganan dumas," jelas Arbin Rambe. (Hen)

Share:
Komentar

Berita Terkini