-->
    |
Follow Us :

12 WNA dari India Positif Covid-19 Diisolasi di Hotel Jakut

Kali Dibaca
Ket Foto : Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan bahwa 12 orang warga negara asing dari India yang masuk ke Indonesia dan diketahui positif Covid-19 menjalani isolasi di Hotel Hariston (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Mediaapakabar.com
Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman mengatakan bahwa 12 orang warga negara asing dari India yang masuk ke Indonesia dan diketahui positif Covid-19 menjalani isolasi di Hotel Hariston, Jakarta Utara.

"12 ini Langsung diisolasi mandiri di Hotel Hariston," kata Dudung saat konferensi pers di bilangan Jakarta Barat, seperti dilansir dari CNNIndonrsia.com, Sabtu (24/4/2021).


Di tempat yang sama, Satgas Karantina Kesehatan Kemenkes, Andita Irawan, mengatakan bahwa kondisi WNA dari India yang positif Covid-19 tersebut dilaporkan tanpa gejala.


"Semua dilaporkan tanpa gejala. Justru itu yang kita waspadai, karena yang kami katakan tidak ada gejala, mereka merasa sehat, oleh karena itu terjadi penolakan," kata Andita.


Dudung menjelaskan bahwa kedua belas orang itu merupakan bagian dari 160 warga negara asing yang datang dari India ke Indonesia selama beberapa waktu belakangan.


Mereka terjaring dalam operasi oleh tim yang dibentuk Polri khusus untuk mencari keberadaan warga negara India maupun WNI yang datang dari India.


"Dari hasil tim ini, maka telah didata ada 160 orang warga negara asing dan (7 orang) warga negara Indonesia yang datang dari India.Hasil swab dari 160 orang, 153 warga negara dari India, ada 12 orang yang positif," kata Dudung.


Ia menyatakan bahwa 7 orang WNI yang datang dari India itu dinyatakan negatif Covid-19. Namun, mereka tetap menjalani karantina mandiri di Wisma Pademangan. Menurut Dudung, isolasi di Hotel Hariston dan Wisma Pademangan akan dilakukan selama 14 hari.


"Kalau misalnya sudah 14 hari, nanti kan swab ada dua kali. Di hari pertama dan hari ke-13 nanti akan diswab kembali, jika hasilnya negatif, ya sudah seperti yang tadi saya sampaikan, dikembalikan sesuai dengan tujuannya masing-masing sehingga tidak dikembalikan ke negara asal," katanya. (CNNI/MC)

Komentar

Berita Terkini