Mengaku Diancam Diceraikan, Istri Bantu Suami Perkosa Wanita di Sumbar

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Pasangan suami-istri diduga pemerkosa wanita di Bukittinggi, Sumbar, saat diperiksa oleh polisi Suami-istri pemerkosa perempuan di Sumbar. (detikcom)

Mediaapakabar.com
Polres Bukittinggi berhasil meringkus pasangan suami-istri (pasutri) yakni berinisial AF (30) dan YN (40). Pasutri asal Bukittinggi, Sumatera Barat ini ditangkap pada Sabtu (23/1/2021) karena diduga memerkosa seorang wanita berinisial S (26).

YN, sang istri diduga membantu suaminya, AF, melakukan pemerkosaan karena diancam akan diceraikan.


Keduanya kini masih diperiksa polisi di Polres Bukittinggi. Keduanya tampak tertunduk selama proses pemeriksaan. AF dan YN telah ditetapkan sebagai tersangka.


Kasus pemerkosaan ini diduga terjadi pada tahun 2020. Korban, S, diduga diperkosa dua kali oleh AF di rumahnya.


"Di 2020 terjadi perkosaan dua kali. Yang pertama, korban, tersangka sendiri yang membawa ke rumah. Yang kedua kalinya terakhir itu tanggal 11 Desember 2020," kata Kasat Reskrim Polres Bukittingi AKP Chairul Amri Nasution, dilansir dari detik.com, Rabu (27/01/2021).


Kasus mulai terungkap setelah S melapor ke polisi pada 19 Januari 2021. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap pasutri AF dan YN.


Chairul mengatakan istri pelaku menjemput korban untuk ikut ke rumahnya. YN juga diduga memaksa dan mengancam korban.


"Istri membuka seluruh baju korban, istri tersangka ini mengatakan, 'Kau puaskan suami saya'. Sebelum melakukan itu, istri ciuman dulu dengan suaminya dan yang membantu beli kondom juga istrinya," ujarnya.


Selain mengancam korban, pasutri bejat itu diduga merekam aksi pemerkosaan itu. AF juga diduga mengancam akan membunuh orang tua korban jika nafsu bejatnya tak dipenuhi.


"Pasal yang kita terapkan itu sama (terhadap dua tersangka), 285 ce 289, untuk 285 KUHP itu dia 12 tahun untuk 289 KUHP itu 9 tahun," pungkasnya. (DTC/MC)

Share:
Komentar

Berita Terkini