-->
    |
Follow Us :

Buka Rapat Evaluasi Pelayanan Bidang Regident dengan Jajaran Polda, Ini Arahan Kakorlantas Polri

Kali Dibaca




Mediaapakabar.com-
Kepala Korps Lalu Lintas Polri (Kakorlantas Polri) Irjen. Pol. Drs. Istiono, M.H. membuka Rapat Evaluasi Pelayanan Bidang Regident dengan jajaran Polda TA. 2020 di  Yogjakarta ,Kamis  5 November 2020.  

Acara tersebut juga dihadiri oleh perwakilan dari stakeholder terkait, Dirut PT Jasa Marga Budi Rahardjo Slamet, Vice President BNI  Muin Fikri, dan para Akademisi Universitas Gajah Mada. 

Pada kesempatan itu, Kakorlantas Polri  menyampaikan 11 pointer kepada para Jajaran Ditlantas dan Ditregident Polda Seluruh Indonesia serta stakeholder terkait, diantaranya ; 

1. Mengapresiasi kinerja dan berbagai inovasi yang dilakukan Ditregident Korlantas Polri. Semua jajaran, baik Dirlantas maupun Kasatlantas untuk selalu mensupport atau mendukung program-program Ditregident Korlantas Polri. 

2. Inovasi pelayanan publik ini harus terus dilakukan agar supaya kita mampu beradaptasi dengan hambatan, tantangan dan gangguan yang kita hadapi. Hal ini perlu mengingat guncangan dampak pandemi covid-19 sangat kita rasakan. 

3 Terkait Lomba Pelayanan Regident, kompetisi atau lomba inovasi pelayanan publik, harus terus digalakkan karena akan memacu gagasan, ide kreatif orisinal yang akan memberikan manfaat bagi masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung. Inovasi ini tidak harus berupa suatu penemuan baru, melainkan pula mencakup pendekatan baru, perluasan maupun peningkatan kualitas pada inovasi pelayanan publik yang ada. 

4. Kita dituntut untuk lebih jeli mengamati permasalahan dalam pelayanan publik sehingga inovasi yang dilahirkan benar-benar sesuai kebutuhan dan tepat sasaran. 

5. Inovasi juga tidak boleh monoton karena setiap daerah memiliki kebutuhan yang berbeda-beda antara satu sama lain, saat ini kita perlu membuat terobosan atau inovasi yang benar-benar diperlukan dan menjangkau segmen masyarakat yang berbeda 

6. Sekarang ini kita memiliki 514 Mapolres di seluruh Indonesia, yang mempunyai karakteristik berbeda-beda, pendekatannya berbeda. Disinilah diperlukan keberagaman inovasi pelayanan publik dengan harapan adanya layanan prima, lengkap mencakup semua kebutuhan yang ada di daerah. Pada akhirnya masyarakat merasa puas, citra kepolisian pun akan terjaga dan meningkat. 

7. Harus kita sadari, akses pelayanan publik dihadapkan pada tantangan tetap terjaganya kualitas layanan yang prima. Dengan tetap harus memperhatikan aspek keselamatan penyedia dan pengguna layanan melalui penerapan jaga jarak dan pembatasan sosial dalam berkegiatan. hal ini untuk mencegah meluasnya penyebaran covid-19. 

8. Ditengah pandemi covid-19, harus terus menerus melakukan sosialisasi dengan pendekatan persuasif terhadap masyarakat, terkait pencegahan kerumunan dan penerapan protokol kesehatan. 

 9. Sosialisasi secara masif untuk hidup sehat harus terus dilakukan dengan melibatkan berbagai tokoh masyarakat, tokoh agama, youtuber, influencer dan lain-lain yang membumi, dengan menggunakan pendekatan secara formal maupun informal. 

 10. Sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat, setiap personil jajaran polantas berkewajiban selalu mengingatkan masyarakat perlunya menjaga ketertiban dan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan covid-19. Seperti, selalu memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak serta menghindari kerumunan dalam setiap melakukan kegiatan atau aktivitas sehari-hari. 

11. Perintah ini sesuai arahan kapolri agar kita memperkuat pencegahan terjadinya penularan covid-19, termasuk pelaksanaan pilkada yang sudah mulai digelar tahapantahapannya, sehingga pilkada 2020 tidak menjadi klaster baru. selain itu, juga untuk memperkuat pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) pada setiap tahapan pelaksanaan pilkada 2020.(rel)

 

Komentar

Berita Terkini