|

Pemkab Taput Bahas RDTR Siborong-borong

Kali Dibaca
Pemkab Taput Bahas RDTR Siborong-borong
Asisten Administrasi dan Umum Satya Dharma Nababan memimpin Forum Group Discussion (FGD) I tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Siborong-borong,(ganda)
Mediaapakabar.com-Bupati Tapanuli Utara yang diwakili Asisten Administrasi  dan Umum Satya Dharma Nababan memimpin Forum Group Discussion (FGD) I tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Siborong-borong, bertempat di Balai Data Mini Kantor Bupati, Tarutung (Kamis, 17/10).

Pada FGD yang dihadiri Dinas PUPR selaku penanggung jawab, beberapa OPD terkait, Camat Siborong-borong, Angkasa Pura II dan Asosiasi Pedagang serta pihak konsultan ini, juga membahas Peraturan Zonasi Kawasan Perkotaan Siborong-borong.

Arahan Bupati yang disampaikan oleh Asisten menekankan beberapa hal, antara lain: agar dalam pembahasan ini dapat menjaring saran dan masukan untuk percepatan pembangunan, supaya cakupan luasan deliniasi diperbesar, mengakomodir perkembangan Siborong-borong, membuat pola ruang yang akurat sesuai dengan fungsi, sinkroni dengan ketentuan dan peraturan yang ada, penyajian materi teknis dan naskah akademik yang menarik serta teliti sehingga mudah di implementasikan dan disosialisasikan ke masyarakat.

"Setiap OPD harus memberikan saran dan masukan maupun bantuan pemberian data-data  yg bersifat menyempurnakan kajian ini. FGD ke-2 nantinya diharapkan keterlibatan setiap Kades yg berada pada batas deliniasi," ucap Asisten Satya Dharma Nababan.

Pada kesempatan tersebut, Kadis PUPR yang diwakili Kabid Penataan Ruang dan Pertamanan Afrinton Siregar melaporkan bahwa pertemuan ini bertujuan untuk adanya kesepakatan tentang delineasi RDTR Kawasan Perkotaan Siborong-borong dan terkumpulnya data sekunder serta data primer dari setiap OPD dan stakeholder terkait.

"Kami laporkan juga bahwa beberapa hari lalu telah dilaksanakan FGD untuk kawasan Sipoholon, Tarutung dan Siatas Barita. Diharapkan pada FGD ini semua kepentingan OPD terhadap RDTR harus di ekspos menyangkut semua kebijakan serta indikasi program harus diselaraskan dengan RPJMD," ucap Afrinton Siregar yang juga sebagai moderator pada kesempatan tersebut.

(ganda)

Komentar

Berita Terkini