|

Kabut Asap di Kaltim Sebabkan Penerbangan Alami Delay Hingga 5 Jam

Kali Dibaca
Ist
Mediaapakabar.com- Kabut asap disebabkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sebagian wilayah di Kalimantan Timur (Kaltim), berdampak terhadap penerbangan di Bandara APT Pranoto Sungai Siring, Samarinda.

Dilansir dari Kompas, laporan manajemen bandara, ada 16 rute penerbangan mengalami penundaan (delay) selama lima jam atau sejak pagi pukul 07.00-11.00 WITA, Jumat (13/9/2019). Dari 16 jadwal penerbangan yang mengalami delay, satu penerbangan dialihkan (divert) ke Bandara Sepinggan Balikpapan yakni Batik Air 7281 dari Jakarta (HLP).

Bidang Pelayanan dan Operasional Bandara APT Pranoto, Rora Ardian mengatakan, penyebab kejadian itu karena jarak pandang hanya berkisar 3.000 meter sampai dengan 4.000 meter. Itu dipantau melalui Notice to Airmen (Notam) dari Air Nav Indonesia.

Adapun rute penerbangan dari Bandara APT Pranoto yang mengalami penundaan penerbangan di antaranya tujuan Jakarta, Jogyakarta, Surabaya, Berau, Denpasar dan lain-lain. Begitu pun beberapa rute dari Surabaya, Jakarta, Berau mengalami penundaan ke Bandara APT Pranoto.

"Saat ini normal operasi, jarak pandang sudah di atas 5 kilometer. Batik Air dari Halim Perdana Kusuma dan dua penerbangan Lion Air dari Juanda Surabaya telah mendarat. Maskapai yang lain masih delay, menunggu cuaca di bandara asal," ungkap Rora.

Sementara, Batik Air ID 7281 yang sejak pagi sempat mengalihkan pendaratan ke Bandara Sepinggan Balikpapan, sudah tiba di Bandara APT Pranoto.(ni)
Komentar

Berita Terkini