|

Disebabkan Kabut Asap, Malaysia Terpaksa Menutup 409 Sekolah....

Kali Dibaca
Ist
Mediaapakabar.com- Pemerintah Malaysia terpaksa menutup 409 sekolah di negara bagian Sarawak karena kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Indonesia sudah mengepung wilayah di perbatasan tersebut.

Dilansir dari CNN Indonesia, Kamis (12/9/2019) Kementerian Pendidikan Malaysia mengumumkan bahwa mereka menutup 409 sekolah di sembilan distrik pada awal pekan ini yang berdampak pada 157.479 siswa.

Padawan menjadi distrik yang terkena dampak paling parah dengan total 101 sekolah ditutup.

Sementara itu, distrik yang terkena dampak kabut asap dengan populasi siswa terbanyak adalah Kuching, di mana 60.509 pelajar berdiam.

Selain itu, pemerintah juga menutup 53 sekolah di Betong, juga 44 sekolah di Bau, dan 30 sekolah Lubok Antu.

Di Samarahan, ada tiga sekolah dengan 3.411 pelajar, sementara Serian memiliki 20 sekolah yang menampung 2.230 siswa.

Sebanyak 9.828 siswa di 41 sekolah Sri Aman, dan 3.895 pelajar di 30 sekolah di Lundu juga terpaksa libur akibat kabut asap ini.

Pusat Meteorologi Khusus Asean (ASMC) menyatakan bahwa kabut asap akan terus mengepul di semenanjung Malaya dan Sarawak barat jika karhutla di Sumatera dan Kalimantan tak kunjung padam.

Namun sebelumnya, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI, Siti Nurbaya Bakar, mengatakan bahwa asap karhutla itu juga berasal dari wilayah Malaysia sendiri, seperti Sarawak dan Semenanjung Malaya.

Hasil pemantauan satelit oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memang menunjukkan pada 6 sampai 7 September, terjadi peningkatan jumlah titik api di Malaysia (Serawak dan Semenanjung Malaysia) yakni dari 1.038 titik menjadi 1.423 titik.

Siti juga menganggap asap karhutla di Indonesia tidak mungkin sampai ke Negeri Jiran, lantaran arah angin tidak berembus ke arah negara tersebut.

Menteri Energi, Teknologi, Lingkungan Hidup, dan Perubahan Iklim Malaysia, Yeo Bee Yin, pun melansir data dari ASMC yang menunjukkan jumlah titik api terbaru di Kalimantan sebanyak 474 dan Sumatera sebesar 387. Sementara itu, titik api di Malaysia tercatat hanya tujuh. (ni)
Komentar

Berita Terkini