Tersangka Romy Seret Gubernur Khofifah dalam Kasus Jual Beli Jabatan di Kemenag

Admin
Sabtu, 23 Maret 2019 - 09:17
kali dibaca
M Romahurmuzyi di mobil tahanan KPK. Foto: JawaPos
Mediaapakabar.com - Tersangka suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag), Romahurmuziy alias Romi seret Khofifah Indar Parawansa dalam pengangkatan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanuddin.

Romi menyebut, Khofifah Indar Parawansa yang baru dilantik menjadi Gubernur Jawa Timur, merekomendasikan Haris Hasanuddin kepadanya.
“Ibu Khofifah Indar Parawansa, misalnya, beliau gubernur terpilih yang jelas-jelas mengatakan ‘Mas Romi, percayalah dengan Haris, karena Haris ini orang yang pekerjaannya bagus’,” tutur Romi menirukan permintaan Khofifah kepadanya.
Bagi Romi, rekomendasi seperti itu lumrah terjadi di kalangan pemerintah. Sebab, semua pejabat kanwil pasti bersinergi dengan gubernur maupun bupati setempat.
“Kenapa? Karena banyak hal yang dalam posisi mereka membutuhkan sinergi dengan pemprov atau pemkab, itu biasa,” kata Romi usai diperiksa penyidik KPK, seperti yang dikutip dari Pojoksatu.id Jumat (22/3).
Selain Khofifah, Romi juga menyebut tokoh agama Kiai Asep Saifuddin Halim. Romi juga mengatakan bahwa Kiai Asep Saifuddin Halim ikut merekomendasikan Haris sebagai Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mendalami nama-nama yang disebut oleh mantan Ketua Umum PPP tersebut.
Wakil Ketua KPK Laode M Syarief mengaku akan terus mengembangkan perkara dugaan suap di Kemenag. Termasuk, mendalami nama-nama yang disebut oleh tersangka Romi.
“Ya info yang didapatkan oleh penyelidik-penyelidik, pasti akan didalami oleh KPK,” kata Laode kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan Jakarta, Jumat (22/3).
Sementara itu, Kiai Asep Saifuddin Halim yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah mengaku mengenal mantan Kakanwil Kemenag Jawa Timur, Haris Hasanudin.
Asep mengaku dirinya hanya sempat mengatakan pada Romi bahwa Haris itu adalah santrinya. Asep membantah bahwa dia meminta kepada Romi agar Haris dibantu untuk diangkat menjadi Kakanwil Kemenag Jatim. (AS)
Share:
Komentar

Berita Terkini