Tabrakan Beruntun Libatkan 2 Tronton 'Adu Banteng' di Sibolangit Tewaskan 3 Orang Pengendara

| Kamis, 11 Oktober 2018 | 10.48 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Truk tronton terlibat kecelakaan laga kambing dengan truk di Desa Sumbul Pasar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Rabu (10/10/2018) sekitar pukul 02.00 WIB. Foto: Tribun Medan
Mediaapakabar.com -  Tabrakan maut antara dua truk tronton terjadi di Jalan Jamin Ginting, Desa Sumbul Pasar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Rabu (10/10/2018) sekitar pukul 02.00 WIB.

Tiga orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan ini, salah satunya adalah sopir tronton.

Selain itu, akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di jalur Medan-Berastagi sempat lumpuh total. Bahkan hingga siang ini, kemacetan masih terjadi karena petugas melakukan jalur buka tutup.

Kapolsek Pancurbatu Kompol Faidir Chaniago mengatakan, polisi masih kesulitan melakukan evakuasi tronton yang mengalami kecelakaan.

"Antrean panjang, dari arah Medan sudah sampai Sembahe, dari Kabanjahe sudah sampai Panatapan. Kami imbau kepada soopir-sopir diarahkan kembali ke arah asalnya masing-masing," ungkap Faidir, seperti yang dikutip Tribun Medan, Rabu pagi.

Kendaraan yang terlibat kecelakaan yakni truk tronton pengangkut ekskavator dengan truk kosong dari arah berlawan. Satu unit mobil Toyota Kijang juga terbalik terimbas adu kepala kedua truk.

Tiga orang meninggal dunia dalam kecelakaan ini. "Satu orang dari mobil truk pengangkut ekskavator dan dua dari truk Fuso dua orang, karena mereka langsung kepala ketemu kepala," kata AKBP Juliani Prihatini, Kasatlantas Polrestabes Medan.

Sementara sejumlah penumpang mobil Kijang dilaporkan luka-luka. "Untuk korban luka-luka belum terdata, karena langsung dibawa ke RSUP Haji Adam Malik Medan," jelas Juliani.

Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan. Saat ini fokus mereka adalah mengevakuasi para korban. "Yang terakhir dievakuasi yakni salah satu korban yang terhimpit di truk. Tapi kalau pengendara di mobil Kijang sudah dievakuasi sejak pagi," jelas Juliani.

Akibat kecelakaan ini, Jalan Medan-Berastagi sempat lumpuh total. Antrean panjang kendaraan terjadi, baik dari arah Medan maupun sebaliknya.

Petugas masih berupaya mengevakuasi kedua kendaraan berat itu dari tengah jalan . Mereka mulai membuka satu jalur jalan di lintasan itu. "Kita sudah melaksanakan sitem buka tutup di lokasi," ucap Juliani.

Untuk mengurangi kemacetan, Juliani hingga Camat Sibolangit, Amos Karo-Karo, menyarankan agar pengguna jalan menghindari jalur itu. Warga Medan yang akan bepergian ke arah Karo, Dairi, dan Kutacane, dapat mengambil jalur Medan-Siantar-Merek.

"Evakuasi kedua truk tronton berjalan lama, karena masih menunggu alat berat untuk evakuasi dan diperkirakan selesai sampai sore hari," sebut Amos. (AS)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI