Ngeri, Jenazah Pasien Dipulangkan dengan Kondisi Gunting Menempel di Dada Usai Jalani Operasi

| Rabu, 02 Mei 2018 | 10.55 WIB
Kali Dibaca

Bagikan:
Pasien meninggal usai menjalani operasi dengan kondisi gunting menempel di dada. Foto: Facebook

Mediaapakabar.com - Kondisi yang cukup aneh harus diterima oleh keluarga pasien RSUD Deliserdang dengan gunting menempel di dadanya usai meninggal menjalani operasi di rumah sakit tersebut.

Direktur RSUD Deliserdang dr Hanif Fahri SpKJ mengakui ada kesalahan yang dilakukan oleh anggotanya terkait penanganan yang dilakukan terhadap pasien atas nama Jariman warga Desa Tanjung Sari Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Pasien itu meninggal dunia karena penyakit komplikasi Selasa, (1/4/2018) sore. 

Saat jenazah diantar ke rumah duka menggunakan mobil ambulance rumah sakit, keluarga pasien sempat dikejutkan dengan benda seperti gunting yang masih menempel pada bagian dadanya.

Hal ini pun kemudian membuat keluarga warga lain yang turut melayat menjadi heboh. "Itu bukan gunting tapi penjepit pendarahan. Penjepit pembuluh darah itu terbuat dari nikel. Jika tidak dilakukan seperti itu darah bisa terus-terusan mengalir, tapi saya akui ada juga kesalahan anggota dalam hal ini," ujar dr Hanif Fahri, Rabu, (2/5/2018).

Ia menyebut seharusnya sebelum jenazah dibawa ke rumah duka anggotanya menginformasikan tentang tindakan yang dilakukan itu dan menjelaskan apa maksud dan tujuannya. 

Saat itu Jariman meninggal di dalam ruang ICU setelah dirawat selama dua minggu.

"Seharusnya dijelaskan dan ikut mendampingi ke rumah duka anggota. Kalau cuma ditutup saja itu pasti akan keluar terus-terusan darahnya karena sudah sempat ditutup pakai perban tapi gak bisa. Kalau satu atau dua jam darah masih akan mengalir tapi kalau sudah empat hingga lima jam darah pastikan sudah membeku dan bisa dilepas penjepitnya. Anggota saat itu enggak ikut mendampingi karena harus tangani pasien lain di ICU," kata Hanif.
Ia menjelaskan darah yang mengalir dari dada almarhum lantaran sebelumnya ada selang yang dipasang di parunya.
Disebutkan, selain terkena penyakit diabetes, Jariman  juga terkena gangguan paru dan jantung. 
Sebelumnya penemuan benda yang mirip gunting ini sempat beredar di media sosial facebook.
Nerizen sempat penasaran soal tindakan medis yang dilakukan oleh petugas RSUD Deliserdang terhadap  Jamiran ini, hingga bisa benda seperti gunting itu menempel di dada jenazah.
Foto Ronggur Raja Doli Simorangkir.
Facebook.com/ Ronggur Raja Doli Simorangkir.
"Kasihan Bapak ini, sudah dua minggu dia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Deliserdang Lubuk Pakam. Tapi kabarnya, keluarga tidak dapat kepastian sakit apa yang di deritanya."
"Tidak lama kemudian beliau meninggal, dan diantarlah jenazah kerumah. Sesampainya di rumah duka, keluarga terkejut saat membuka kain pembungkus mayat, karena ada gunting yang masih menempel di dada almarhum."
"Kabarnya saat keluarga menanyakan hal itu ke pihak rumah sakit, sang perawat malah tertawa."
"Yah, begitu lah fenomena pelayanan kesehatan kita."
"Semoga Almarhum ditempatkan di sisi Allah SWT." Demikian postingan akun Facebook Ronggur Raja Doli Simorangkir, Selasa (1/5/2018). (AS/Mediaapakabar)
Bagikan:
KOMENTAR
TERKINI