![]() |
| foto: Korban di evakuasi ke RSUD Djasamen Saragih untuk proses visum |
Mediaapakabar.com- Pagi yang tenang mendadak mencekam di persimpangan Jalan Laguboti dan Jalan Tarutung, Kelurahan Kristen, Siantar Selatan! Dua unit sepeda motor Honda Vario "laga kambing" dengan benturan amat keras. Peristiwa tragis pada Senin (12/10/2026) sekitar pukul 09.50 WIB ini menelan korban jiwa secara dramatis.
Jerit histeris warga langsung pecah saat mendengar dentuman keras di persimpangan jalan tersebut.
"Suaranya keras sekali, braaakkk! Pas kami lari keluar, orang-orang sama keretanya sudah tergeletak berdarah-darah di aspal!" cetus seorang warga setempat yang gemetar melihat kejadian tersebut.
Dari data yang dihimpun, tabrakan maut melibatkan Honda Vario BK 5575 BI yang dikemudikan Putri Juli Yanti Panggabean saat membonceng Evalina Ansari, melawan Honda Vario BB 3849 CF yang ditunggangi Chandro Gultom bersama Asna Sitio.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pematangsiantar, Ipda Esron Pasaribu, membenarkan insiden berdarah tersebut saat dikonfirmasi.
"Petugas piket langsung meluncur begitu terima laporan warga. Kita langsung olah TKP dan evakuasi para korban," tegas Ipda Esron Pasaribu, Rabu (14/10/2026).
Menurut Esron, petaka bermula saat motor yang dikendarai Putri meluncur dari arah Jalan Laguboti Atas menuju ke bawah. Tanpa diduga, dari arah samping, muncul motor Chandro yang datang dari arah Jalan Tarutung Atas menuju Jalan Gereja. Karena jarak sudah terlalu dekat, tabrakan tak terelakkan!
"Jaraknya sudah terlalu rapat, benturan keras tidak bisa dihindari lagi. Kedua kendaraan beserta penumpangnya langsung jatuh tersungkur dan mengalami luka-luka cukup serius!" ungkap Esron mendeskripsikan kepanikan di lokasi kejadian.
Warga sekitar bersumber daya melarikan para korban yang mandi darah ke RS Vita Insani untuk menyelamatkan nyawa mereka. Namun takdir berkata lain bagi Asna Sitio. Penumpang Vario BB 3849 CF itu akhirnya menghembuskan napas terakhir akibat luka yang teramat parah.
"Satu korban meninggal dunia atas nama Asna Sitio. Korban langsung kita evakuasi ke RSUD Djasamen Saragih untuk proses visum," lanjut Esron.
Saat ini, kedua kendaraan besi yang ringsek telah diamankan polisi sebagai barang bukti.
"Untuk pemicu utama kecelakaan, saat ini masih dalam proses penyidikan mendalam oleh tim Unit Gakkum," pungkas Ipda Esron menegaskan. (MC/Red)
