Dilaporkan ke KPK, Gubernur Edy: Nanti Saya Lapor Balik Dia

Niel P
Kali Dibaca

Foto: Gubernur Edy akan Lapor Balik Pelapornya

Mediaapakabar.com Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dilaporkan ke KPK atas dugaan menerima gratifikasi dan  klarifikasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Mantan Ketua Umum PSSI ini dilaporkan oleh Gerakan Semesta Rakyat Indonesia yang diwakili Ismail Marzuki pada Kamis, 13 Januari kemarin.

Gerakan ini menduga Edy menerima gratifikasi proyek pembuatan bronjong sungai di Sumut. Indikasinya, proyek tersebut tak mengantongi izin dari kementerian, sehingga diduga Edy menerima gratifikasi dari proyek itu.

Selain itu, Edy juga dilaporkan karena tak masuknya nama Taman Edukasi Buah Cakra seluas sekitar 15 hektare lebih di daerah Deli Tua, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang pada LHKPN yang dilaporkan Edy pada 2019.

Edy menanggapi dengan santai pelaporan itu. Namun dia mengatakan akan melaporkan balik pelapornya.

“Nanti saya laporkan balik dia,” kata Edy di rumah dinasnya di Medan, Jumat (14/1/2022).

Terkait delik laporannya, Edy juga langsung memberikan klarifikasi. Edy mengatakan, dirinya rutin melaporkan LHKPN miliknya.

“Itu sudah ada yang mengatur. LHKPN itu adalah pertanggung jawaban harta saya. Saya laporkan kepada yang berwajib. Memang dihimpun oleh KPK. KPK sudah turun. KPK sudah melakukan survei kebenaran apa yang kita laporkan,” jawab Edy.

Dirinya pun heran, kenapa begitu banyak orang yang mau memenjarakan dirinya. “Kok senang orang-orang ini mau memenjarakan saya,” pungkasnya.

Sebelumnya, pelapor dari Gerakan Semesta Rakyat Indonesia, Ismail Marzuki mengatakan jika mereka melaporkan Edy ke KPK karena diduga menerima gratifikasi atas pembangunan bronjong yang tidak memiliki izin. Dia menduga Edy menerima gratifikasi atas pemberian izin tersebut.

Edy Rahmayadi juga disebut tak melaporkan kepemilikan aset Taman Edukasi Buah Cakra di kawasan Deli Serdang, Sumatra Utara. Karena itu, Ismail meminta klarifikasi pada KPK.  (DP)

Share:
Komentar

Berita Terkini