Jerman Hukum Eks ISIS Seumur Hidup, Bom Meledak di Munich

Aris Rinaldi Nasution
Rabu, 01 Desember 2021 - 23:38
kali dibaca
Ket Foto : Ilustrasi ledakan. (Istockphoto/ DKosig)

Mediaapakabar.com
Sebuah bom pesawat tua meledak di sebuah jembatan dekat stasiun kereta api utama Munich, Jerman, Rabu (1/12). Akibat ledakan ini, sebanyak tiga orang mengalami luka-luka.

Ledakan terjadi beberapa jam setelah pengadilan Jerman memvonis mantan anggota ISIS dengan hukuman penjara seumur hidup.


Satu dari tiga orang yang terluka mengalami luka berat, kata pemadam kebakaran Munich, dikutip Reuters.


Menurut polisi, insiden ini terjadi dalam pekerjaan galian di wilayah konstruksi. Area bahaya tadi juga telah ditutup.


"Tidak ada bahaya di luar area ini," kata polisi dikutip dari CNNIndonesia.com, Rabu, 01 Desember 2021.


Akibat ledakan ini, perjalanan kereta api ke dan dari stasiun kereta api utama telah ditangguhkan, menurut operator kereta api Deutsche Bahn. Tidak jelas kapan lalu lintas kereta api bisa dilanjutkan.


Lebih dari 2.000 ton bom hidup dan amunisi ditemukan setiap tahun di Jerman, 70 tahun setelah Perang Dunia II berakhir. Kala itu, Inggris dan Amerika Serikat menghantam Jerman dengan bom sebanyak 1,5 juta ton dan menewaskan 600 ribu orang.


Otoritas memperkirakan sebanyak 15 persen bom tadi gagal meledak, bahkan ada yang tertanam sedalam enam meter.


Walaupun demikian, ledakan ini terjadi tak lama setelah Jerman memvonis hukum seumur hidup mantan anggota ISIS karena kejahatan genosida ke kelompok Yazidi.


Taha al-Jumailly, mantan anggota ISIS yang dihukum, disebut sempat 'membeli' perempuan Yazidi dan anaknya untuk dijadikan budak. Tindakan ini dilakukan Jumailly bersama mantan istrinya, Jennifer Wenisch.


Kelompok Yazidi sendiri mengalami penganiayaan dari ISIS selama bertahun-tahun. ISIS membunuh ratusan dari mereka, memperkosa perempuan, dan merekrut anak-anak secara paksa untuk menjadi prajurit kelompok ekstremis itu. (Reuters/CNNI)

Share:
Komentar

Berita Terkini