Kepala Loka Karya Parangi Takalar Bantu Pemulung yang Mengidap HIV di Gowa

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Kepala Loka Karya Parangi Takalar Bantu Pemulung yang Mengidap HIV di Gowa.

Mediaapakabar.com
Kepala Lokakarya Parangi Takalar Kementerian Sosial RI Pengalamen Surbakti A.Ks.MP, memberi bantuan kepada N dan S pasangan suami istri yang bekerja sebagai pemulung di kota Gowa Provinsi Sulawesi Selatan, Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yakni Orang dengan Human Immunodeficiency Virus (ODHIV).

Keadaan ekonomi dari N dan S pasangan suami istri ini sangat memprihatinkan ditambah dengan kelahiran bayinya yang tidak bisa diberi Air Susu Ibu (ASI) oleh “S” karena berpotensi menularkan virus HIV kepada bayinya.


Kerja sama dengan Ria, pengelola program penanggulangan penyakit menular, Puskesmas Somba Opu dan Lili, Kader pendamping TB-HIV Kabupaten Gowa, maka  N dan S penderita HIV mendapat pelayanan dari Kepala Lokakarya Parangi Takalar Pengalamen Surbakti.


Pengalamen Surbakti didampingi Qadriansyah, Penyuluh Sosial Lokakarya Pangurangi Takalar mengungkapkan berdasarkan hasil asesmen bahwa  N sudah bekerja sebagai pemulung selama 2 tahun, untuk menghidupi keluarganya yang terdiri dari istri dan 2 anak serta 1 bayi. 


N baru mengetahui statusnya setelah istrinya S melakukan pemeriksaan sebelum persalinan pada tanggal 14 Juni 2021 dan hasilnya positif HIV. 


N dan juga kedua anaknya akhirnya ikut menjalani tes HIV dan hanya N yang dinyatakan positif. Baik N maupun S juga telah menjalani terapi ARV untuk menekan virus HIV dalam tubuh demi menjaga kondisi kesehatannya. 


“Setelah mengetahui statusnya, S tidak bisa memberikan ASI kepada bayinya karena takut menularkan virus HIV yang ada dalam tubuhnya. Bekerja sebagai pemulung. N dan keluarga tinggal di gubuk yang berukuran 2X3 Meter yang berlokasi di pinggiran Sungai Jeneberang” jelas Qadri. 


N juga pernah bekerja sebagai tukang las, namun 2 tahun lalu berhenti karena proyek yang dikerjakannya telah selesai dan tidak pernah lagi mendapat panggilan. Dari situ lah awal mula N banting setir menjadi pemulung untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.


Sambil menjalani pengobatan kerjasama Puskesmas, Kepala Lokakarya Parangi Tarakan Pengalamen Surbakti AKS, MP  memberikan bantuan bahan pokok dan tambahan nutrisi.


Drg Abdul Haris Kepala Puskesmas Somba Opu Kabupaten Gowa ,berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Lokakarya Pangurangi Takalar Kementerian Sosial RI kepada pasien HIV yang ada di wilayah ini. 


Untuk akses terapi ARV, Lokakarya Pangurangi langsung berkoordinasi dengan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) pendampingan Orang dengan HIV/AIDS yaitu Yayasan Peduli Kelompok Dukungan Sebaya (YPKDS) Sulawesi Selatan melalui Iman, pendamping sebaya di Kabupaten Gowa.


Agar dapat memberikan pendampingan bagi N dan S untuk memastikan kepatuhan terapi ARV mereka di layanan terdekat. Sementara itu atas perhatian Kepala Lokakarya Perangi Takalar dan Kepala Puskesmas Somba Opu.


N sekeluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan Lokakarya Pangurangi Takalar, Puskesmas Somba Opu dan pendamping sebaya dari YPKDS Sulawesi Selatan.  atas bantuan yang sudah diberikan. (MC/Red)

Share:
Komentar

Berita Terkini