|
Follow Us :

Pulang Ke Asahan,TKI Ilegal Masuk Melalui Jalur Tikus

Kali Dibaca
Pulang Ke Asahan,TKI Ilegal Masuk  Melalui Jalur Tikus
Para TKI itu masuk melalui pelabuhan-pelabuhan kapal kecil,(foto:Ed/Dp)
Mediaapakabar.com-Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang bekerja di luar negeri secara bergelombang bergerak masuk ke Kabupaten Asahan.Para TKI itu masuk melalui pelabuhan-pelabuhan kapal kecil atau yang biasa disebut dengan jalur tikus.

"Ya, memang ada warga Asahan yang pergi merantau ke negeri Jiran Malaysia untuk bekerja mencari nafkah tanpa perlengkapan dokumen yang lengkap" ujar Kadis Kominfo H.Rahmat Hidayat Siregar selaku juru bicara Gugus Tugas Covid 19 Asahan,Senin (13/4/2020).

Menurut Rahmat, pada Minggu malam (12/4/2020) ada 5 TKI ilegal yang masuk dan pada Senin pagi masih ada 8 orang lagi TKI yang masuk ke Kabupaten Asahan.

Sebelumnya juga  kata Rahmat pada Jumat (10/4) malam lalu ada 14 TKI yang pulang dan pada Sabtu (11/4) sebanyak 19 TKI yang masuk di Kabupaten Asahan melalu jalur Bandara Kuala Namu Lubuk Pakam.

Para TKI yang pulang melalui jalur bandara ini dilakukan pemeriksaan kesehatannya oleh tim gugus tugas percepatan penanganan Covid 19 atau menjalani karantina bertempat di Kolam Renang milik Pemkab Asahan Jalan Ir Sutami Kelurahan Dadi Mulyo Kecamatan Kisaran Barat.

"Semua para TKI yang pulang dan terjaring oleh TIm Gugus Tugas di diperiksa akan kesehatannya dan dilakukan sterilisasi oleh para tim medis" ujar Rahmat.

Disamping itu juga pernah dilakukan pemeriksaan kesehatan para TKI ilegal yang pulang atau masuk melalui jalur pelabuhan Dumai Pekan Baru. Dan para TKI tersebut di periksa kesehatannya dan di lakukan penyemprotan desinfektan bertempat di Terminal Madya Kisaran.

" Para TKI yang pulang ini kita imbau agar dapat mengisolasi dirinya secara mandiri dirumahnya masing-masing selama 14 hari kedepannya. Langkah tersebut dianjurkan adalah untuk mencegah dan memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid 19 di Kabupaten Asahan, ujar Rahmat Hidayat..(Ed/Dp)

Komentar

Berita Terkini