|

Nekat! Ajudan Bobol Rumah Kapolres,Curi Duit Rp 100 Juta

Kali Dibaca
Ilustrasi pencuri(LuckyBusiness)

Mediaapakabar.com-Entah apa yang merasuki benak Briptu RA (23) hingga nekat,mencuri uang komandannya. Tak tanggung-tanggung,ditotal  Ajudan Kapolres Pangkal Pinang AKBP Iman Risdiono Septana ini sikat Rp 100 juta uang milik istri Kapolres.

Informasi yang dihimpun detikcom, tersangka melakukan aksi pencurian di rumah dinas Kapolres di jalan Merdeka V, Kelurahan Batin Tikal, Kecamatan Taman Sari Pangkalpinang. Diduga aksi RA juga sudah dilakukan berkali-kali.

"Korbannya adalah pimpinan kami, Kapolres Pangkalpinang, jadi kejadiannya di rumah dinas," ujar Kasubag Humas Polres Pangkalpinang Ipda Sianturi di Mapolres, Kamis (17/10/2019).

Aksi RA pun tercium teman-temannya dan kini RA sudah berhasil diciduk. Briptu RA diamankan anggota Provost Polres Pangkalpinang setelah mendapat laporan dari korban pencurian dan berdasarkan bukti rekaman CCTV yang dipasang di dalam kamar korban.
"Benar, yang bersangkutan kini sudah di sel," jelasnya.

Dari rumah pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti uang sebesar Rp 39,4 juta dari beberapa tempat.

Kasubag Humas Polres Pangkalpinang juga membantah isu yang beredar, bahwa uang yang dicuri Briptu RA tersebut merupakan mutlak uang milik Kapolres melainkan uang istrinya sebagai notaris.

"Jadi uang itu milik ibu Kapolres hasil kerja sebagai notaris di Cianjur, uang tabungan hasil kerja. Jadi bukan duit Rp 100 juta langsung diambil pelaku seperti isu yang beredar, namun bertahap,’ paparnya,seperti dilansir dari detikcom.

Menurut Sianturi, tersangka sudah berulang kali melakukan aksi pencurian di rumah dinas Kapolres Pangkalpinang. Namun, aksi terakhirnya terekam CCTV.

"Oknum tersebut melakukan aksi pencurian secara berulang, sejak Januari sampai Oktober, jadi sejak Januari pelaku mengambil beberapa juta hingga Oktober dan bukan sekaligus Rp 100 juta," tegasnya.

Adapun modus pelaku masuk ke kamar pribadi Kapolres yakni dengan menggunakan kunci serep. Kunci serep itu dipegang pelaku saat pergantian Kapolres lama ke yang baru.

"Dari hasil pemeriksaan terhadap pelaku, pelaku masuk menggunakan kunci serep yang diambil pada saat kamar Kapolres diperbaiki, (pergantian Kapolres) jadi bukan kunci duplikat," bebernya.

(Dtc/ar)

Komentar

Berita Terkini