Buka Karnaval Pesona Danau Toba, Menteri Susi Berpesan....

Anonim
Minggu, 15 September 2019 - 09:44
kali dibaca
Ist
Mediaapakabar.com- Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti, membuka acara Karnaval Pesona Danau Toba 2019 ke-4 di Balige, Sabtu (14/9/2019).

Disaksikan ribuan pengunjung, acara pembukaan Karnaval dengan tema ‘Ulos Dalam Bingkai Adat dan Kostum’, diikuti peserta dari Pemprovsu dengan menampilkan mobil hias bernuansa budaya Melayu, Humbahas, Samosir, Simalungun, Karo, Kota Sibolga, Dairi, etnis Jawa serta berbagai kelompok seni dan budaya.

Dilansir dari Metro24 Jam, Minggu (15/9/2019) Bupati Tobasa Darwin Siagian dalam sambutannya menyampaikan, acara Karnaval Pesona Danau Toba sudah menjadi Destinasi Pariwisata Go Internasional.

“Badan UNESCO PBB telah mengakui Danau Toba menjadi Geopark Dunia yang akan disahkan di Paris pada April 2020 mendatang,” katanya.

Sedangkan Direktur Badan Otorita Danau Toba Arie Prasetio mengatakan, kegiatan Karnaval Pesona Danau Toba kali ini juga diliput wartawan dari luar negeri seperti Philipina dan Timor leste.

“Mereka turut meliput kegiatan event yang besar ini ke media mereka,” terang Arie.

Menurut Arie, dalam mendukung kelancaran Otorita Danau Toba, akan dibangun infrastruktur jalan tol Medan-Parapat.

“Jadi, waktu tempuh yang sebelmunya 4 jam Medan-Parapat nantinya akan dapat ditempuh dalam 2-3 jam saja,” jelasnya.

Sementara itu, sambutannya Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti mengatakan, Danau Toba adalah misteri yang luar biasa dan merupakan anugerah yang patut disyukuri. Menteri Susi juga mengajak seluruh masyarakat sekitar Danau untuk menjaga kebersihan air danau.

“Jangan membuang sampah apalagi sampah plastik, sebab plastik itu tidak akan dapat hancur bahkan sampai sepuluh tahun lamanya,” katanya.

Dia juga meminta para bupati se-kawasan Danau Toba agar membuat Perda larangan buang sampah sembarangan apalagi ke Danau Toba.

“Sebab, jika ada turis menemukan sampah plastik saat melakukan kegiatan di danau, ini dapat mengurangi niatnya untuk datang kembali berwisata ke Danau Toba,” sambung Susi.

“Tapi, kalau kita menjaga kebersihan air dan menghilangkan kebiasaan buruk dengan tidak lagi buang sampah ke Danau Toba, maka para turis akan betah berlama-lama menikmati keindahan Danau Toba,” pungkasnya.(ni)
Share:
Komentar

Berita Terkini