Mediaapakabar.com - Menyambut Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) yang jatuh pada tanggal 09 Desember, beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Sumatera Utara (Sumut) menggelar diskusi bersama, Senin, 06 Desember 2021.
Dalam diskusinya yang dimoderatori oleh Rahmadsyah ini, mereka membahas rencana kegiatan yang akan dilaksanakan di kantor Gubernur Sumatera Utara, secara bersama-sama.
Acara diskusi tersebut dihadiri oleh para Ketua dan Sekjen LSM antara lain Rahmadsyah dari LKLH Sumut, Pandy Wilantata dari SERGAB, Musyawab M.Faisal Matondang Syamsyuddin dari GAIB, Rusli Darma Ginting dari GALAKSI.
Kemudian, Sabar Sihite dari KOMPAKS, Oliver Sirait dari DPP SERGAB, Garson Siringo-ringo dari WGAB, Saut Sitohang dari KAMTIBMAS, Saharuddin dari Gebrak, Joharis dari LKPP, Gabungan Jurnalis dan beberapa LSM lainnya.
Sabar Sihite mengatakan mengenai diskusi ini yakni pertama kita lihat masih ada semangat besar dari kelompok masyarakat penggiat anti korupsi yang akan melakukan pergerakan moral.
"Minimal mengingat kan para pejabat terutama pejabat-pejabat yang berwenang di negeri ini untuk meminimalisir praktek-praktek KKN dan memberantas perbuatan korupsi khususnya," katanya.
Lanjut, ditanya mengenai hal apa yang akan dilakukan nantinya di Kantor Gubernur Sumut? Sabar menjawab, kita akan menyampaikan pokok-pokok penting mengenai pemberantasan korupsi di Sumut ini.
"Kita juga mengajak mereka untuk menekan pelaku-pelaku korupsi agar segera ditindak dan membangunkan para pejabat di Sumut ini dari tidurnya, supaya jangan diam saja ayo bangkit berantas para koruptor-koruptor itu," bebernya.
Sementara, Rusli Darma Ginting dari GALAKSI menjelaskan bahwa untuk aksi di kantor Gubernur nanti kita tidak mengerahkan massa, melainkan hanya beberapa utusan penggiat anti korupsi dari LSM-LSM yang ada di Sumut, apalagi di suasana pandemi ini.
"Kita gak mau mengganggu kenyamanan yang sudah ada, kegiatan dimulai antara jam 9 atau jam 10 pagi tanggal 9/12/2021. Sekaligus kita ingin membentuk suatu Koalisi Pemberantasan Korupsi. Kita ingin betul-betul jadi pejuang bukan pecundang, karena sekarang ini banyak pejuang yang jadi pecundang. Dengan koalisi ini kita ingin bergandengan tangan menyatukan suara yaitu Kami Anti Korupsi," tegasnya.
Selain itu Oliver Sirait dari DPP SERGAB juga berkata aksi kita ini adalah murni aksi mandiri tanpa ditunggangi oknum-oknum berkepentingan atau sponsor. Selain itu saya tambahkan bahwa disini kita akan membantu mengawal pemberantasan korupsi.
"Namun, kita juga akui untuk memberantas tuntas itu gak mungkin, karena korupsi ini sudah mendarah daging tapi setidaknya dengan adanya kita serta dengan aksi nanti bisa meminimalisir bentuk-bentuk korupsi," sambung Oliver Sirait yang juga tokoh Pers Senior.
Menurut pantauan, diskusi berjalan lancar tanpa hambatan, terlihat penuh keakraban serta tetap mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M, hingga acara selesai. (MC/Red)