Kronologi Pemuda di Medan Tusuk Ayah dan Abang Kandung Hingga Tewas, Berawal dari Cekcok

Aris Rinaldi Nasution
Kali Dibaca
Ket Foto : Aksi pembunuhan sadis dilakukan seorang pemuda terhadap ayah dan abang kandungnya di Jalan Tengku Amir Hamzah, Gang Pribadi No.43 Lingkungan X, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, gemparkan ratusan warga yang bermukim di sekitar lokasi kejadian, Sabtu (28/ 8/2021) malam.

Mediaapakabar.com
-Aksi pembunuhan sadis dilakukan seorang pemuda terhadap ayah dan abang kandungnya di Jalan Tengku Amir Hamzah, Gang Pribadi No.43 Lingkungan X, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, gemparkan ratusan warga yang bermukim di sekitar lokasi kejadian, Sabtu (28 /8/2021) malam.

Informasi diperoleh di lokasi kejadian, aksi pembunuhan sadis tersebut mengakibatkan dua korban tewas diantaranya, Sugeng (50) dan Riski Sarbaini (21) yang merupakan ayah dan pelaku abang kandung, MAK (20) warga Jalan Wakaf Gang Pribadi no. 43 Lingkungan X Kelurahan Sei Agul Kecamatan Medan barat.


Kepala lingkungan X Kelurahan Sei Agul Kecamatan Medan barat, Pinto (53), menyebutkan, peristiwa pembunuhan itu pertama kali diketahuinya dari warga yang bermukim di sekitar tempat tinggal kedua korban, pukul 19.05 WIB.


"Saya masih belum jelas ini latar belakang masalah orang itu (korban dan pelaku), karena tadi saya dapat kabar dari warga pas lagi di luar. Ini saya mau mendampingi ke rumah sakit, korban-korbannya itu mau divisum," sebut Pinto ketika ditanya wartawan di lokasi kejadian.


Salah seorang warga sekitar lokasi, Adit (23), menyebutkan, peristiwa pembunuhan yang dilakukan oleh pelaku yang dikenal tertutup itu terjadi setelah adanya cekcok antara pelaku dengan korban, Riski yang tak lain adalah abang kandung korban.


"Yang kami tau awalnya si pelaku ini begado sama abangnya itu, tapi nggak tau karena masalah apa. Kami pun heran kok bisa akhirnya sampai seperti itu kejadiannya," sebut Adit.


Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Medan Barat, AKP Prasetyo yang dikonfirmasi wartawan menyebutkan, pelaku menghabisi kedua korban menggunakan senjata tajam jenis pisau.


disebutkan korban meninggal dunia dengan jumlah luka tikam di bagian perut dan dada.


"Beberapa luka tusuk di bagian perut dan pinggang korban Sugeng, sedangkan korban Riski ditemukan ada 15 luka tikam di bagian perutnya," sebutnya.


Lebih jauh dikatakan Prasetyo, masih mendalami motif pembunuhan sadis tersebut. Pelaku yang telah ditetapkan juga masih menjalani proses penyidikan oleh petugas. 


"Motifnya masih didalami, sudah ada kepemilikan jasad kedua korban dibawa ke RS Bhayangkara guna keperluan visum," tandasnya. ( MC/DAF )

Share:
Komentar

Berita Terkini