\
![]() |
| Sri Mulyani. ©AFP PHOTO/KAZUHIRO Nogi |
"Meski inflasi masih terjaga di bawah 3 persen dan sampai hari ini sudah tercatat lebih dari 2 juta para pekerja yang terkena PHK," ujarnya dalam rapat virtual dengan Badan Anggaran DPR RI, Jakarta, Senin, (4/5) seperti dilansir merdeka.com.
Sekedar informasi saja, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi selama April 2020 sebesar 0,08 persen. Angka ini lebih rendah dari inflasi Maret sebesar 0,10 persen. Sementara, inflasi tahun kalender tercatat sebesar 0,84 persen dan inflasi tahun ke tahun 2,67 persen.
Tingginya Tingkat PHK Karena Industri Tak Bekerja
Menurutnya, tingginya angka PHK dan pekerja yang dirumahkan disebabkan tidak beroperasinya sejumlah sektor riil maupun industri di Tanah Air. Belum lagi, kebijakan pemerintah ikut mendorong dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah wilayah.
"Dampak ekonomi luar biasa dari sisi kegiatan ekonomi karena masyarakat tidak lagi keluar rumah," ucapnya.
Sebab itu, diperlukan langkah cepat segera agar dampak penyebaran virus corona tidak semakin meluas. "Dibutuhkan langkah-langkah tepat untuk dijadikan bantalan di sektor kesehatan, sosial ekonomi dan sektor keuangan," ucapnya.(dn)
