|

Selain di Indonesia, Kebakaran Hutan Juga Terjadi di Belahan Dunia...

Kali Dibaca
Ist
Mediaapakabar.com- Musim kemarau panjang dan metode peladangan dengan cara membakar memperparah kondisi. 'Fenomena ekspor asap dari Indonesia' dikabarkan kembali melanda negara tetangga di Asia Tenggara, seperti Malaysia, Singapura, dan Brunei.

Namun, beberapa wilayah alam lain di belahan dunia turut mengalami bencana kebakaran hutan. Berikut 7 di antaranya, yang terjadi pada kurun waktu beberapa pekan terakhir, seperti dikutip dari Vox dan berbagai sumber yang sudah diterbitkan Liputan6, Selasa (810/9/2019).

1. Alaska, Amerika Serikat
Kebakaran lahan melanda Danau Swan, di Semenanjung Kenai, Alaska sepanjang akhir Agustus hingga awal September 2019. Beberapa titik api dilaporkan masih muncul pada akhir pekan ini.

2. Siberia, Rusia
Kebakaran berkecamuk di hamparan luas Siberia selama berhari-hari, membungkus banyak kota dalam asap hitam.

3. Pulau Canary, Spanyol
Kebakaran hutan terjadi di Kepulauan Canary Spanyol membuat api berkobar 50 meter pada 19 Agustus 2019, memaksa pekerja darurat untuk mengevakuasi lebih dari 8.000 orang, kata pihak berwenang.

4. Johor, Malaysia
Angin kencang dan kemarau selama beberapa hari menyebabkan kebakaran hutan di negara bagian Johor, Malaysia, menyebar ke wilayah seluas 98 hektar, demikian seperti dikutip dari Bernama.

5. Greenland, Denmark
Greenland, teritori Denmark di Arktika, dilanda rangkaian kebakaran hutan pada pertengahan Agustus 2019. Api berkobar sejak awal Juli 2019, dan sempat dilaporkan meluas ke wilayah berpenduduk, demikian seperti dikutip dari Bloomberg.

6. California, AS
Tahun ini kebakaran kembali terjadi namun tidak dalam skala massif jika dibadingkan dengan tahun lalu.

7. Queensland, Australia
Api melalap kawasan taman wisata Binna Burra Lodge yang bersejarah di pedalaman Gold Coast pada akhir pekan ini. Bencana karhutla yang lazim disebut sebagai bushfire (harafiah: kebakaran semak) di Australia itu, dilaporkan masih berlangsung pada Minggu 8 September 2019 pagi waktu setempat.(ni)
Komentar

Berita Terkini